Kunjungan Wisman Kepri 1,6 Juta

0
124
Turis asing saat mengunjungi kawasan pariwisata pantai di Treasure Lagoi Bintan, baru-baru ini. f-yusfreyendi/tanjungpinang pos

Dalam kurun waktu delapan bulan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kepri mencapai 1.662.476 orang. Kunjungan ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2017 sebanyak 1.361.223 orang.

TANJUNGPINANG – NAMUN, jika dibandingkan target yang diberikan Kementerian Pariwisata RI untuk Kepri, tingkat kunjungan ini termasuk rendah. Sebab, target wisman Kepri selama 2018 dari Kemenpar sekitar 3,5 juta.

Target itu sangat sulit untuk direalisasikan di Kepri karena angkanya terlalu tinggi. Namun, Kemenpar telah menetapkan target yang tinggi secara nasional yakni 17 juta turis selama tahun 2018 ini, sehingga Kepri sebagai pintu ketiga masuknya turis ke Indonesia diberi target sebesar itu.

Angka 17 juta ini berarti kunjungan wisman harus tumbuh 21 persen dibanding kunjungan di 2017 lalu. Karena pada 2017, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia sebanyak 14,04 juta.

Target pertumbuhan 21 persen ini jauh di atas pertumbuhan pariwisata regional Asean 7 persen dan dunia 6,4 persen.

Khusus Kepri, target kunjungan wisman ditetapkan 3,5 juta di 2018 atau naik sekitar 68 persen dibanding capaian 2017 sebanyak 2.074.534 kunjungan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri telah merilis angka kunjungan wisman yang berkunjung ke Kepri Agustus 2018 mencapai 236.436 orang atau naik 10,55 persen dibanding Juli 2018 yang berjumlah 213.876 kunjungan.

Kepala BPS Provinsi Kepri, Zulkifli mengungkapkan, kenaikan angka kunjungan wisman selama Agustus ini disebabkan oleh naiknya jumlah kunjungan wisman dari empat pintu masuk yang ada di Provinsi Kepri yaitu Kota Batam, Kabupaten Bintan, Kota Tanjungpinang, dan Kabupaten Karimun.

”Masing-masing mengalami kenaikan. Yaitu, Batam 10,39 persen, Bintan 10,29 persen, Tanjungpinang 15,47 persen, dan Karimun 8,07 persen dibanding Juli 2018,” kata Zulkifli, Senin (10/1).

Zulkifli melanjutkan, secara kumulatif, sejak Januari-Agustus 2018, jumlah kunjungan wisman ke Kepri mencapai 1.662.476 kunjungan atau naik 22,13 persen dibanding jumlah kunjungan pada periode yang sama di tahun sebelumnya yang berjumlah sebanyak 1.361.223 kunjungan.

”Secara kumulatif kunjungan wisman terbesar dari pintu masuk Kota Batam, yakni 1.203.527 kunjungan (72,39 persen). Diikuti Bintan, Tanjungpinang dan Karimun,” imbuhnya.

Zulkifli turut menuturkan, kunjungan wisman ke Provinsi Kepri selama Agustus 2018 masih didominasi oleh wisman dari lima negara, antara lain Singapura sebanyak 115.266 kunjungan, disusul Malaysia sebanyak 27.847 kunjungan, Tiongkok sebanyak 24.715 kunjungan, India 11.405 kunjungan dan Korea Selatan 4.267 kunjungan.

”Wisman Singapura masih mendominasi angka kunjungan ke Kepri. Tercatat selama Januari-Agustus 2018 sudah mencapai 788.045 kunjungan, atau 47,40 persen dari total wisman yang datang ke daerah kita selama periode tersebut,” jelasnya.

Selain itu, dikatakan Zulkifli, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepri pada bulan Agustus 2018 mencapai rata-rata 48,62 persen, atau naik 2,53 poin dibanding TPK Juli 2018 sebesar 46,09 persen.

”Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di Provinsi Kepri selama Agustus ialah 1,76 perhari. Lebih tinggi 0,09 poin dibanding rata-rata lama menginap tamu pada Juli 2018 yaitu 1,67 per hari,” pungkas Zulkifli.(SUHARDI-MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here