Kuota CPNS Kepri Tak Terpenuhi

0
315

Peserta Banyak Gagal Saat Tes

Kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk pemprov dan 7 kabupaten/kota di Kepri sebanyak 2.154 orang tahun 2018 ini dipastikan tidak akan terpenuhi.

TANJUNGPINANG – BERDASARKAN jumlah kelulusan di dua daerah yakni Tanjungpinang dan Karimun, jumlah CPNS yang lulus passing grade tidak memenuhi kuota yang disetujui KemenpanRB.

Untuk Pemko Tanjungpinang misalnya, yang lulus hanya 96 orang. Sementara kuota 246 orang. Di Karimun, jumlah pelamar dan lulus verifikasi 2.624 orang.

Yang ikut tes 2.451 orang. Tidak hadir sebanyak 123 orang. Jumlah CPNS yang diterima 227 orang. Sementara yang lulus hanya 52 orang.

Pemko Batam juga sudah khawatir kuota mereka tidak akan terpenuhi. Sebab, hingga hari ke-13 pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pelamar CPNS yang berhasil lulus passing grade sebanyak 114.

Dari 5.399 CPNS yang lulus seleksi administrasi yang telah mengikuti SKD sebanyak 3.100. Melihat masih minimnya jumlah CPNS yang mencapai nilai sesuai passing grade tes CAT SKD, Pemko Batam khawatir kuota yang lolos CPNS, tidak terpenuhi.

Sekretaris Kota Batam, Jefridin, Kamis (8/11) mengakui, kuota Kota Batam sebanyak 363 bisa tidak tercapai. Namun pihaknya optimis, peserta yang ikut test, bisa lolos. Selain itu, Pemko Batam juga sudah menyurati Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

”Kalau melihat realisasi per hari itu tidak tercapai. Tapi nanti yang mengumumkan kelulusan Panselnas. Kita berusaha kuota untuk Batam tetap terpenuhi, apakah nanti dengan sistem rangking atau seperti apa kebijakan ada pada Panselnas,” ujar Jefridin usai meninjau pelaksanaan SKD di UPT CAT Kanreg XII BKN di Kantor Gedung Bersama Pemerintah Kota Batam, Jalan Engku Putri No.17 Batam Centre, Kamis (8/11).

Hari yang sama Kepala Kantor Regional (Kanreg) XII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pekanbaru, Andrayati meninjau pelaksanaan SKD di Batam.

Diakuinya dari semua titik lokasi Kanreg XII yang telah melaksanakan SKD berjalan lancar. Untuk memantau pelaksanaan SKD di Batam menurutnya ia selalu berkomunikasi dengan kepala UPT BKN di Batam. Termasuk kecurangan peserta yang mengikuti tes CAT SKD di Batam menurutnya juga tidak ditemukan.

”Selama 13 hari pelaksanaan seleksi ini semua berjalan dengan lancar. Ada ditemui masalah listrik mati tapi bisa diatasi, kalau di Batam berjalan lancar. Sebelum ujian dilakukan pemeriksaan masing-masing peserta, terutama di bagian telinga karena rentan diselipkan kabel tipis seperti di Unjung Pandang ada empat yang ditemukan kalau di sini tidak ada termasuk yang menggunakan joki juga tidak ada,” sebutnya.

Andrayati mengapresiasi Walikota Batam yang mendukung penuh pelaksanaan tes CAT SKD ini, karena juga melibatkan tim dari Dinas Kependudukan.

Untuk Kanreg XII menurutnya membawahi 16 titik lokasi yang tersebar di 3 provinsi yakni Provinsi Kepri, Provinsi Riau dan Sumatera Barat (Sumbar).

Provinsi Kepri yang melaksanakan seleksi CPNS di Kabupaten Bintan, Kabupaten Natuna, Kabupaten Anambas, Kota Batam dan Kota Tanjungpinang.

”Untuk Kabupaten Natuna seleksinya hari ini (Kamis, 8/11) sedangkan di Anambas seleksi SKD nya pada Selasa depan (13/11),” jelasnya.

Terkait hasil tes CAT SKD menurutnya yang akan mengumumkan secara resmi adalah Panselnas. Secara keseluruhan masing-masing koordinator akan mengirimkan hasil SKD kepada Panselnas.

Terkait passing grade nilai menurutnya berdasarkan Permenpan yang terdiri dari hasil Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

”Kita akan sampaikan nilai keseluruhan kepada Panselnas. Nilai yang kita kirimkan berurutan sesuai dengan nomor urut peserta,” katanya didampingi Kepala BPKSDM Kota Batam, M Sahir.

Kepada peserta tes CAT SKD yang lulus Andrayati memberi ucapan selamat dan mendoakan bisa melewati tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Untuk pelaksanaan SKB ini menurutnya masih menunggu informasi lebih lanjut dari pusat.(MARTUA-ABAS-ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here