Kuota Taksi Online Sementara 300 Unit

0
463
Ribuan unit taksi mogok karena sopinya demo di Batamcenter menolak taksi online beroperasi di Batam. f-martua/tanjungpinang pos

Taksi Online Lebih Murah
Taksi Aplikasi di Batam menguntungkan warga Tanjungpinang. Setiap kami ke Batam lebih mudah pakai taksi online dan lebihh nyaman serta tarifnya murah karena sudah ada ketentuan secara online. Batam kalau mau banyak turis harus pakai taksi online. Keamanannya terjamin karena identitas supirnya sudah ada di aplikasi, serta mobilnya baru-baru.
085274650031

TANGGAPAN :
Terima kasih atas pertanyaanya.
Soal kisruh taksi online di Batam mulai ada titik terang. Sebanyak 15 perusahaan yang akan mengelola taksi online, mengajukan izin ke Dinas Perhubungan Provinsi Kepri. Dari 15 perusahaan itu, dua perusahaan sudah mendapat izin operasional.

Sedangkan 13 perusahaan lainnya masih dalam proses. Sementara jumlah armada taksi online yang diberikan kuotanya hanya 300 unit. Ini kuota sementara. Kuota sesungguhnya akan ditetapkan nanti setelah kajian selesai dilakukan, Juni atau Juli nanti.

Kuota taksi online yang disiapkan itu diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Pemprov Kepri, Jamhur Ismail, Rabu (21/2) saat rapat dengan pengelola taksi konvensional, taksi online, Dishub Batam, Organda, aparat kepolisian dan lainnya.

Baca Juga :  Titik Banjir Masih Banyak

Menurutnya, kuota itu diperoleh dari kajian yang mereka lakukan dan survei berbagai pihak. Namun belum dari survei independen. Sehingga, disebut sebagai kuota sementara. Dimana, kuota final akan ditentukan setelah survei lembaga independen.

Bisa bertambah. Tapi tergantung hasil survei lembaga independen. Surveinya 4 bulan. Satu bulan untuk menentukan lembaga survei. Jadi baru selesai Juni. Jadi Juli baru ditentukan hasilnya.

Namun karena waktu selesai survei Juni, maka ditentukan kuota sementara 300 unit. Kuota itu ditentukan, agar taksi online bisa beroperasi sementara dengan jumlah itu, sebelum keputusan final soal jumlah kuota. Diiharapkan, taksi online dan konvensional tahu posisi masing-masing, jangan sampai bentrok.

Pemprov Kepri ada tugas, mengeluarkan izin. Untuk mengeluarkan izin, harus tahu kuota. Menunggu Juli, disiapkan kuota sementara, biar taksi online yang sudah dapat izin, bisa beroperasi. Dapat izin, baru PT Suluh dan Koperasi Patriot. Tapi lainnya proses. Kita perlu bicara, bagaimana membagi kuota.

Baca Juga :  Jangan Tutup Drainase

Namun, jumlah kuota itu belum disetujui saat rapat itu. Pengelola taksi online keberatan dengan jumlah itu. Karena belum disetujui, maka akan dikaji lagi. Namun ditegaskan, kuota taksi keseluruhan di Batam, tidak melebihi 3.000 unit.

Sementara pengurus taksi online, Boby Ahmad meminta penambahan kuota dari 300 unit. Mengenai kuota 300 unit mohon ditambah, setidaknya 600 unitlah. Kemarin itu, waktu Januari, terhitung konvensional ada dua ribuan. 1.200-1.300 yang tidak layak. Gimana kalau kuota yang tidak layak, dikasih setengahnya untuk kami.

Boby juga menyinggung terkait taksi online yang beroperasi walau izin belum keluar. Menurutnya, mereka bukan tidak taat hukum. Hanya saja, izin yang mereka urus belum keluar-keluar, sehingga mereka tetap beroperasi. Demikian, mereka minta tidak di-sweeping. ”Kami sangat ingin persaingan yang baik.

Baca Juga :  Dukung Pembuatan Pabrik Sardin

Menurutnya, sesuai Permenhub, jumlah taksi online bisa sama dengan jumlah taksi konvensional. Sehingga mereka meminta agar diberikan kuota lebih. Soal tarif, kami tidak masalah. Kami tidak melihat tarif, kami bisa dapat bonus Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu per hari. Tapi soal kuota, mohon pertimbangan.

Sementara Fery dari PT Suluh Divisi Online mengatakan, sebagai perusahaan taksi online yang sudah memenuhi syarat, mereka juga meminta tambahan kuota. Penambahan kuota itu tidak lepas dari jumlah taksi yang tidak layak di Batam, cukup besar.

Untuk Batam tahun 2017, prediksi kebutuhan angkutan, 4.870 kuota. Untuk taksi yang layak dari konvensional, kuota 2.545. Karena itu, kami minta kuota ditinjau. (mbb)

Jamhur Ismail
Kadishub Pemprov Kepri

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here