Lagi, 161 TKI di Deportasi dari Malaysia

0
274
Pegawai Imigrasi mengcek data TKI dari Malaysia yang tiba di Pelabuhan Internasioinal Sribintan Pura Tanjungpinang, Jumat (15/3) malam. f-istimewa

TANJUNGPINANG – Sebanyak 161 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bermasalah kembali dideportasi oleh Pemerintah Malaysia melalui Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Jumat (15/3), lalu.

Para TKI ini dipulangkan menggunakan kapal carteran MV Gembira 3 dari Pelabuhan Pasir Gudang Johor Bahru, Malaysia.

”Kita kembali menerima pemulangan TKI dari Malaysia dengan jumlah 161 orang,” kata Kepala Pemeriksa Keimigrasian Pelabuhan SBP Tanjungpinang Daniel Maxrinto, Minggu (17/3).

Daniel menyampaikan, pemulangan itu atas surat pemberitahuan dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, Malaysia nomor: 00513/WN/B/03/2019/05, tertanggal 13 Maret 2019.

Para TKI yang dideportasi itu pulang kembali ke Indonesia setelah selesai menjalani masa tahanan dengan alasan pelanggaran Keimigrasian.

”Adapun 161 orang itu berasal dari Depot Tahanan Imigrasi Pekan Nanas Malaysia,” sebutnya.

Lanjutnya, para deportan ini bekerja di Malaysia di berbagai sektor. Diantaranya, ada jadi buruh perkebunan, pelayan restoran, menjaga kedai, buruh bangunan dan cleaning service. Alasan Imigrasi Malaysia melakukan penangkapan, menahan hingga dipulangkan kembali ke Indonesia.

”Karena para WNI didapati bekerja tanpa izin resmi, ilegal karena berpindah sponsor, tidak bisa menunjukkan paspor saat razia, dan over stay,” jelasnya.

Menurutnya, terhadap 161 orang deportan telah diberikan izin masuk kembali ke Indonesia dan dari hasil wawancara terhadap deportan, tidak ditemukan adanya indikasi warga negara asing.

”Dari pendataan diketahui tiga asal daerah yang paling dominan dari daerah Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur dan asal dari Sumatera Utara, dan Aceh,” ujarnya.

Setelah selesai melakukan pendataan, 161 orang deportan tersebut diserahkan ke Satgas TKI Pemprov Kepri untuk di bawa rumah penampungan RPTC Tanjungpinang sebelum dipulangkan ke asal daerah masing-masing. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here