Lagi, P2003 Bupati Bintan Cup Ditunda

0
174
BADRUL pemain belakang Excheel berjibaku dengan pemain Dolphino pada putaran pertama penyisihan grup P2003 Gunung Lengkuas Bupati Bintan Cup. F-YENDI/TANJUNGPINANG POS
Panitia penyelenggara open turnamen P2003 Gunung Lengkuas Bupati Bintan Cup V 2020, kembali menunda jadwal kompetisi sepak bola tersebut. Putaran kedua penyisihan grup diperpanjang.

BINTAN – SEBELUMNYA, panitia menunda pertandingan untuk putaran kedua penyisihan grup, sampai 1 April 2020 pekan ini. Namun, rencana tersebut tidak bisa dilaksanakan, akibat kondisi belum memungkinkan.

Nova PS selaku ketua panitia penyelenggara menjelaskan, pihaknya kembali mempertimbangkan Surat Edaran (SE) Bupati Bintan Nomor 200/ III/2020 tentang kewaspadaan terhadap pencegahan penyebaran virus korona (Covid-19) di Kabupaten Bintan. Dari hasil rapat panitia bersama Lurah Gunung Lengkuas, turnamen tidak memungkinkan untuk dilanjutkan per 1 April 2020 ini.

Baca Juga :  Besok, 757 Kepri Jaya FC Seleksi di Lingga

”Kami dari panitia menunda pelaksanaan turnamen, sampai dengan tanggal 1 Juni 2020 mendatang,” tegas Nova, Minggu (29/3) kemarin.

Selain pertandingan sepak bola yang diikuti 16 tim se-Kepri ini, panitia juga menunda aktivitas bazar dan aktivitas keramaian lainnya, sampai dengan tanggal 1 Juni 2020.

”Penundaan jadwal pertandingan ini sudah kami sampaikan kepada 16 tim, yang bertanding dalam open turnamen P2003 Gunung Lengkuas Bupati Bintan Cup ini,” ujarnya.

Untuk informasi lebih lanjut, tambah Nova, akan diinformasikan kembali paling lambat tanggal 30 Mei mendatang. Kebijakan ini, sudah disampaikan kepada Kadispora Bintan, Kapolres Bintan melalui Kapolsek Bintan Timur, Camat Bintan Timur dan pemerintah kelurahan.

Baca Juga :  Terbukti, Anak Kepri Itu Bisa ke Nasional

Kebijakan ini mendapat respon positif dari sejumlah klub yang ikut bertanding. Manajer Jurnalis Junior FC Mamen menyatakan, penundaan jadwal kompetisi bergengsi di Kepri ini merupakan keputusan yang tepat. Karena, kondisi wabah virus korona di Kepri, belum reda. Justru, kondisi seperti memburuk, dari data yang ada dari Dinkes Provinsi Kepri.

”Ya, tidak jadi persoalan kompetisi dilaksanakan setelah lebaran Idul Fitri nanti,” ucap Mamen singkat. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here