Lagi, Pusat Bantu Kapal Pelra

0
122

Kabupaten Natuna kembali akan mendapatkan bantuan dua unit kapal Pelayaran Rakyat (Pelra), dari Pemerintah Pusat setelah sebelumnya mendapatkan bantuan kapal yang sama sebanyak satu unit pada April 2018 lalu.

NATUNA – Kapal bantuan yang sudah dipergunakan masyarakat Kabupaten Natuna itu, bernama KM Banawa Nusantara 5 dengan kapasitas 30 GT.

Kini kabar baik kembali terdengar, Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna sukses melobi pusat.

Usulan menambah kapal Pelra, untuk menjalin konektivitas antar pulau dan kecamatan di Natuna direalisasikan Dirjen Perhubungan Laut dengan memberikan kabupaten terdepan Indonesia ini dua unit kapal Pelra lagi.

”Akhir tahun ini, kita akan dihibahkan dua kapal pelra lagi. Jenis dan tonasenya sama seperti KM Banawa Nusantara 5,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna,” Iskandar DJ, di ruang kerjanya, Kamis (6/12).

Dengan hadirnya dua kapal ini, menurut Iskandar, konektivitas antar kecamatan di Natuna akan semakin lancar.

”Nanti KM Banawa 5 kita serahkan ke Desa Seluan, Kecamatan Bunguran Utara. Sementara, untuk dua kapal yang akan datang nanti rencananya kita akan berikan ke Subi dan Serasan. Kalau tak berhalangan dan cuaca bagus, kapal tiba akhir Desember ini,” terangnya.

Iskandar melanjutkan, operasional kapal bantuan tersebut sepenuhnya akan ditanggung oleh pihak desa penerima kapal.

Kapal ini akan dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Selain bantuan kapal pelayaran rakyat, Kementerian Perhubungan juga akan membantu wilayah-wilayah terdepan NKRI dengan pelayaran kapal Roll off Roll on (Roro).

Dikatakannya, untuk Natuna pelabuhan Roro telah siap kini tinggal menunggu kapal Roro yang direncanakan akan berlayar ke Natuna untuk segera diluncurkan.

”Kalau pelabuhan kita udah siap, kabarnya Dirjen Perhubungan Darat, akan membuat kapal Roro yang didesain khusus untuk berlayar ke Natuna dan daerah lain yang memiliki kondisi laut seperti di sini. Di tahun 2019, mereka akan mulai pengerjaannya,” sambungnya.

Meski telah berhasil meraih perhatian pusat untuk Natuna, Iskandar tak pernah puas dengan capaiannya tersebut.

Selain kapal Pelra, dinasnya juga sedang mengusulkan pembangunan pelabuhan Selat Lampa dan pelabuhan Samudra Teluk Buton.

”Namun yang prioritas pelabuhan Selat Lampa dulu, karena di sana jadi pintu masuk ke Natuna. Kami masih mendorong itu,” sebut Iskandar. (HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here