Lahan Dihibahkan, Banjir Batu 7 akan Diatasi

0
206
Rapat bersama penanganan banjir di Aula Camat Tanjungpinang Timur, Senin (5/11) siang. f-istimewa

TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang melakukan rapat bersama berbagai pihak terkait penanganan banjir di depan SPBU Batu 7, Tanjungpinang. Rapat dilakukan di Aula Kantor Camat Tanjungpinang Timur, Senin (5/11) siang.

Rapat dipimpin Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj Rahma didampingi Kepala PUPR Tanjungpinang, Hendri serta Kabid BM PUPR Tanjungpinang, Zulhairi.

Hadir dalam rapat tersebut perwakilan para pemilik lahan yaitu Desmon dan PT Puji, Rudi Chua serta Kasi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PU Kepri, Handoko beserta jajarannya.

Sesuai pembahasan teknis untuk menyelesaikan persoalan itu, perlu kemurahan hati dari pemilik lahan. Hal itu dikatakan Hj Rahma saat rapat bersama.

Ia menuturkan, bila tidak ada kerelaan dari pemilik lahan, maka pemerintah sulit melakukan pekerjaan seperti pelebaran drainase serta beberapa lainnya secara teknis.

”Saya mengetuk hati Bapak-Ibu selaku pemilik lahan agar mau menghibahkan lahannya untuk penanganan banjir,” ujarnya dalam rapat bersama yang dihadiri tokoh masyarakat seperti Ketua RT dan lurah serta Camat Tanjungpinang timur, Yeni selaku notulen. Meskipun itu penanganan jangka panjang.

Rencananya pemerintah provinsi maupun kota akan melakukan penanganan banjir jangka pendek. Sembari menunggu pengerjaan melalui APBD Murni 2019.

Handoko menuturkan, untuk jangka pendek, Dinas PU Provinsi Kepri kini bisa membantu Rp50 juta serta personel. Anggaran ini, menurutnya hanya untuk membeli bahan.

Bila Pemko benar-benar ingin mengurangi genangan banjir di kawasan itu, maka harus bersedia membantu alat berat.

”Jadi dari kami (Pemprov) bahan dan dari Pemko Tanjungpinang alat berat seperti ampibi. Pengerjaannya mengeruk tanah di kawasan dari Pemko,” ujarnya.

Ia menuturkan, pekerjaan sudah dilaksnakaan. Untuk jangka panjang, sesuai yang disampaikan Rudi Chua akan dialokasikan anggaran senilai Rp1 miliar untuk pembangunan box culvert di kawasan itu.

”Kemarin Pak Nurdin mau berkomitmen akan membantu menangani banjir, mudah-mudahan terealisasi,” ujar Rahma dalam forum kembali.

Pemilik lahan perwakilan Desmon yang dihadiri Junaidi menuturkan, jika lahan itu untuk kemaslahatan umat atau orang banyak, pada prinsipnya siap membantu.

”Saya mewakili Pak Desmon, hanya mau menyampaikan jika lahan dipakai untuk pelebaran drainase pada prinsipnya kami siap membantu,” ungkapnya.

Perwakilan PT Puji yang diwakili Jasmanto juga menyatakan pihaknya siap mengikuti hasil rapat apalagi untuk kepentingan banyak orang sehingga persoalan banjir dapat teratasi.

Rahma menuturkan, ucapan terima kasih kepada masyarakat yang bersedia menghibahkan lahannya untuk pembangunan drainase. Ia meminta para perwakilan menyampaikan bahwa lahan yang digunakan nanti dibagi dua yaitu sebagian milik PT Puji dan sebagiannya lagi milik Desmon.

”Jadi nanti dibagi dua rata. Jangan berpikir lahan ini lebih banyak diambil maupun sebaliknya. Jadi mudah-mudahan ini bisa menyelesaikan persoalan banjir disitu,” tuturnya.

Asisten Pemerintahan Kota Tanjungpinang, Irwan menuturkan, ada juga keluhan bahwa limbah atau air dari Hotel Rainbow tumpah ke jalan.

Terkait hal ini, Rudi Chua menuturkan, secara personal ia tak ikut dalam manajemen Hotel Rainbow, namun ia menilai manajemennya perlu pembenahan. Seperti diketahui, sebelummya limbah air dari hotel di kadang meluap ke kawasan lahan Desmon.

Terkait ini pernah menjadi konflik, sehingga solusinya waktu itu, di masa kepemimpinan Suryatati A Manan, limbah dipompa ke drainase.

”Saya pikir memompa limbah itu kurang tepat, maka saya juga meminta Pemko bisa memberikan solusi terkait persoalan itu seperti apa,” ungkapnya.

Hendri menyarankan, limbah dari Hotel Pelangi nantinya bisa langsung ke drainase utama. Hanya saja, harus diketahui bahwa tahun ini belum ada anggaran untuk pembangunan drainase karena belum ada lahan.

”Kalau nanti Pak Desmon mau menghibahkan lahannya, maka nanti limbah bisa langsung dialirkan ke drainase utama. Sehingga tidak meluap ke jalan,” tuturnya.

Hadir juga perwakilan Polres Tanjungpinang yang menyatakan siap mendukung pelaksanaan persoalan banjir. Bukan hanya disitu namun dibeberapa kawasan yang dianggap perlu. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here