Lahan Kosong Tersedia untuk USB

0
79
DARI kanan, Ketua Komisi I DPRD Tanjungpinang Maskur Tilawahyu, Husnari stafnya meninjau lokasi pembangunan USB di Perumahan Air Raja Tanjungpinang Timur, Senin (1/10) lalu. F-martunas/tanjungpinang pos

Disdik Tanjungpinang Jolok DAK untuk Bangun Sekolah

Saat ini, sudah ada dua lokasi lahan kosong untuk pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) di Tanjungpinang yakni di Batu 10 dan Perumahan Air Raja Kecamatan Tanjungpinang Timur.

TANJUNGPINANG – Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Husnari mengatakan, saat ini pihaknya berusaha menjolok anggaran dari pusat untuk membangun USB di Tanjungpinang.

Husnari menjelaskan, saat ini sudah ada lahan untuk pembangunan dua sekolah di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur yakni di daerah Batu atau dekat kolam renang. Kemudian ada juga lahan untuk pembangunan sekolah di daerah Perumahan Air Raja Batu 16.

Husnari dan Maskur Tilawahyu selaku Ketua Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang sudah meninjau lahan kosong di Perumahan Air Raja tersebut, awal pekan kemarin.

Luas lahan itu sekitar 5.000 hektare dan berada di tepi jalan perumahan itu. Sebagian lahan sudah datar, namun sebagian lagi posisinya lebih rendah.

Belum diketahui apakah lahan yang rendah tersebut akan ditimbun nanti agar datar dengan lokasi yang berada di tepi jalan tersebut.

Husnari mengatakan, dilihat dari luasnya lahan tersebut, maka di tempat itu sudah bisa dibangun nanti sekolah besar. Artinya, ruang kelasnya bisa banyak apalagi dengan model bangunanvertikal atau bertingkat.

”Kita usahakan untuk membangun sekolah di sini anggarannya dari APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara). Kita akan cari DAK (Dana Alokasi Khusus) dari pusat,” ujar Husnari kepada Tanjungpinang Pos saat meninjau lokasi itu, Senin (1/10) lalu.

Husnari mengatakan, untuk membanun Unit Sekolah Baru (USB) dan Ruang Kelas Baru (RKB) di Tanjungpinang, pihaknya sudah dapat banyak anggaran dari pusat selama beberapa tahun ini.

Bahkan, tahun ini ada juga APBN yang diperoleh untuk pembangunan sekolah dan RKB seperti di SDN 016 dan SDN 011 Tanjungpinang Timur serta pembangunan SDN 015 (USB).

Maskur Tilawahyu mengatakan, saat ini wilayah Tanjungpinang Timur masuk kekurangan sekolah. Karena itu, Pemko harus membangun sekolah baru SD dan SMP supaya masyarakat mudah mendapatkan pendidikan untuk anak-anaknya.(MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here