Lahan Negara Jangan Sampai Dijual

0
536
KEINDAHAN ALAM: Pantai Pulau Kusik yang memiliki keindahan alam, dan kini di incar investor Swiss untuk dikembangkan jadi kawasan wisata. F-INDRA GUNAWAN/tanjungpinang pos

ANAMBAS – Bupati Kabupaten Anambas Abdul Haris SH Mengingatkan Kepala Desa, untuk tidak menjual tanah negara dengan mengkaveling lahan yang berstatus milik negara. Pasalnya, pemerintah daerah tidak akan mentorelir apabila ada Kepala Desa (Kades) berani mengeluarkan surat dan menjual lahan tersebut.

”Kita tidak torelir kades yang berani keluarkan surat, pada lahan yang bersatus milik negara. Karena akan diproses secara hukum,” tegas Abdul Haris di BPMS, Selasa (21/11).

Kendati penjualan tanah negara itu belum terjadi di Anambas, namun ia harus menghimbau sejak dini dan mengultimatum kepada seluruh kepala desa agar hal itu tidak terjadi. Jika hal itu terjadi, nantinya akan masuk ke ranah hukum.

”Ini fungsi pencegahan dini, kades tolong jaga hal ini jangan sampai terjadi di daerah kita,” tegas Haris.

Untuk itu, lanjut Haris, pihaknya menegaskan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) untuk melakukan inventarisir lahan negara tersebut dengan melibatkan tim agar mengetahui koordinat. ”Kalau sudah dilaksanakan inventarisir pasti ketahuan nantinya, apakah kades mengeluarkan surat lahan yang dijual,” tukasnya.

Pihaknya mengingatkan ini, karena hal ini telah terjadi di kabupaten/kota lain saat geliat pariwisata meningkat. Sehingga, kepala desa berlomba-lomba mengkaveling tanah negara lalu menjual kepada calon investor. (end)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here