Lahan Pertanian jadi Tambang Timah

0
706
TAMBANG TIMAH: Seorang warga Teluk Sebong meninjau lokasi usaha tambang timah, di Desa Sekuning, Kecamatan Teluk Sebong, baru-baru ini. F-ISTIMEWA

Pengusaha Masih Cek Deposit Timah di Bintan

BINTAN – WARGA Bintan bakal mendapat peluang kesempatan kerja, dan peningkatan taraf hidup, jika usaha tambang timah di Kecamatan Teluk Bintan dan Teluk Sebong, sudah dieksploitasi. Tapi, usaha tambang timah yang telah diberi izin oleh Pemprov Kepri itu, masih diragukan keberadaannya dalam Perda RTRW Bintan.

”Kami senang-senang aja bang, kalau usaha tambang timah di Sekuning itu beroperasi. Bisa saja dapat pekerjaan. Tapi, izinnya harus jelas lah,” kata Tio, warga Teluk Sebong, kemarin.

Menurut sumber, usaha tambang timah di daerah Sekuning dan sekitarnya itu, perlu dipastikan lagi, tentang keabsahan izinnya. Karena, Pemkab Bintan melalui Satpol PP meninjau lokasi tambang timah itu. Jika Satpol PP turun, lanjutnya, biasanya ada masalah.

”Ada juga yang bilang tak ada izinnya. Ada yang menuding, tambang timah itu tak sesuai dengan RTRW di Kabupaten Bintan. Masalah itu, bukan urusan kami. Yang jelas, kalau tambang jalan, ekonomi warga bakal menggeliat,” sambungnya.

Kepala Kantor Satpol PP Bintan M Insan Amin membenarkan, tim Satpol PP Bintan sudah meninjau dan mengecek lokasi pertanian yang digarap untuk tambang timah itu. ”Dalam waktu dekat, kami akan bahas soal tambang timah itu, dengan leading sector. Kalau di lokasinya, benar sudah ada aktivitas tambang timah di daerah Sekuning itu. Kami akan cek ke Distam Kepri, mengenai izinnya,” kata Insan Amin, saat ditanya Tanjungpinang Pos, Jumat (29/9) kemarin.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bintan Juni Rianto menyampaikan, untuk penataan ruang maupun RTRW daerah, sudah berada di PUPR Bintan. Hanya saja, mengenai peruntukan wilayah penambangan timah di Kabupaten Bintan, PUPR Bintan belum mengetahuinya. ”Kalau soal RTRW mengenai itu (tambang timah,red), saya belum tahu,” kata Juni Rianto singkat.

Cek Deposit
Di lain pihak, Humas PT Adikarya Andi Cori Fatahuddin menyatakan, pihaknya memiliki IUP untuk lokasi penambang timah di daerah Sekuning, Kecamatan Teluk Sebong. Hanya saja, saat ini PT Adikarya belum menambang atau mengambil hasil tambang timah itu.

”Kami masih melakukan eksplorasi, untuk mengecek berapa deposit timah di kawasan itu. Tentunya, yang berada di dalam kawasan IUP kami. IUP yang kita punya, itu dikeluarkan oleh Dinas Pertambangan Kepri,” jelas Andi Cori.

Andi Cori menyatakan, PT Adikarya melakukan eksplorasi tambang timah di Sekuning itu, tidak ilegal. Izin untuk PT Adikarya yang merupakan perusahaan putra daerah Kepri, sudah clear.

Hanya saja, lanjut Andi Cori, kemungkinan ada mis komunikasi Pemprov Kepri dengan Pemkab Bintan, mengenai koordinasi pemberian izin itu. Justru, saat PT Adikarya turun ke lokasi, ditemukan beberapa titik, yang sudah ditambang oleh pihak tertentu, secara ilegal. Tapi, PT Adikarya sudah memberikan pemahaman, sehingga aktivitas itu dihentikan.

”Sangat disayangkan, jika oknum dewan menyatakan, kegiatan kami ini ilegal. Kami punya IUP. Belum saatnya kami memberikan kompensasi kepada warga, karena masih eksplorasi,” tegas Andi Cori.

Ketua Komisi I DPRD Bintan Daeng M Yatir, informasi yang diterima, sudah ada pengambilan timah 2 ton per hari. ”Kalau ada izin, silakan. Tapi, kalau tak ada, perlu dipertanyakan dan dicek,” ujar Yatir.(YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here