Lahan Puskesmas Dipermasalahkan Warga

0
578
Bangunan: Puskesmas Serasan yang sudah dibangun puluhan tahun mulai dibicarakan status lahannya f-

Natuna – Lahan Puskesmas Serasan belakangan ini menuai polemik. Sejak dibangun puluhan tahun lalu, lahan itu tidak kunjung dibebaskan oleh pemerintah dari pemilikinya.

Namhus, warga Serasan menuturkan, akhir-akhir ini ahli waris pemilik tanah tempat puskesmas itu berdiri kembali mempermasalahkan lahan tersebut. Mereka dari pihak keluarga menginginkan adanya semacam kompensasi dari pemerintah daerah.

”Yang saya dengar ada permasalahan antara pihak keluarga pemilik lahan puskesmas menuntut ganti rugi lahan puskesmas itu. Bahkan, mereka sempat ngotot ke petugas puskesmas. Kasihan juga petugas puskesmas ditagih-tagih ganti rugi. Padahal itu di luar kewenangan mereka,” tutur Namhus di Ranai beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pemerintah sigap dengan segera menuntaskan permasalah-permasalahan seperti itu, agar petugas merasa nyaman dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan masyarakat.

”Semestinya, pemerintah secepatnya memperjelas status lahan itu. Agar pelayanan kesehatan tidak terkendala dengan hal-hal seperti itu. Dikabarkan, ahli waris pemilik lahan itu akan segera melakukan penyegelan puskesmas itu,” sebutnya.

Camat Serasan Edi P. Zaman membenarkan adanya persoalan lahan puskesmas itu. Menurutnya, sekitar tahun 1980-an, pemilik tanah itu menghibahkan tanahnya ke pemerintah untuk pembangunan puskesmas.

Namun sayang, kata Camat Edi, hibah yang dilakukan itu hanya bersifat lisan tanpa ada satupun kesepakatan dalam bentuk tertulis.

”Kalau rencana penyegelan puskesmas saya pastikan tidak ada. Karena ahli waris masih cukup koperaktif diajak berkoordinasi. Tapi memang betul pihak keluarga meminta ganti rugi ke pemerintah. Alasannya, karena tidak ada bukti hibah secara tertulis,” tutur Camat Edi melalui selulernya, Minggu (26/3).

Edi mengaku, pihaknya sudah mengambil langkah untuk menuntaskan persoalan di atas dengan cara mengusulkan anggaran untuk pembebasan lahan puskesmas itu pada Musrenbang Kabupaten Natuna tahun 2017.

”Urusan itu sudah ditangani pemerintah, kita dari kecamatan sudah mengusulkannya di Musrenbang, dengan harapan pada tahun depan sudah bisa dianggarkan. Mengenai besaran anggaran, kawan-kawan bisa cek dihasil musrenbang,” tutupnya.(Herdiansyah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here