Laka Kerja, Polsek Siantan Panggil PLN

0
557
PIHAK PLN dan personel Polsek Siantan saat menangani pohon yang tumbang mengenai tiang listrik yang berada di Jalan Rintis.F-dokumen/tanjungpinang pos

ANAMBAS – Kepolisian Sektor (Polsek) Siantan segera memanggil pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN), terkait kecelakaan (Laka) kerja yang menewaskan M Sidik pada 15 Februari lalu. Sebab, PLN merupakan pengawas lapangan pada pemasangan jaringan di Desa Temburun.

”Laka kerja ini sebenarnya sudah dua kali terjadi, dan yang pertama itu pekerja jatuh dari tiang listrik. Namun yang kedua ini, menewaskan pekerjanya yakni M Sidik. Kita melihat para pengawas maupun pihak vendor, tidak memperhatikan segi keselamatan kerja,” ujar AKP Yudha Surya W, Kapolsek Siantan, Jumat (23/2) kemarin.

Baca Juga :  Pesawat Masuk, Penumpang Pelni Sepi

Yudha menyampaikan, selain memanggil PLN pihaknya juga sudah meminta keterangan dari tiga orang saksi yang berada di lapangan ketika terjadi laka kerja. ”Pada tanggal 18 lalu kita sudah panggil tiga orang saksi terkait laka kerja ini, kemudian kita akan segera memanggil penanggungjawab vendor yang saat ini berada di Tanjungpinang hingga memanggil pihak PLN,” jelasnya.

Dari kesaksian laporanyang diterima pihak Polsek Siantan, pekerja memang tidak dibekali keselamatan kerja. ”Saksi menyebut, pihak vendor memang tidak memberikan perlengkapan keselamatan kerja seperti helm, sepatu maupun tali. Kita melihat ini sebuah kesalahan. Misalnya nih, saya ingin membangun rumah tentu saya akan mengawasi pembangunan itu. Mungkin bisa request ketika ada yang tidak sesuai,” tegasnya.

Baca Juga :  BC Tarik 977 Bungkus Rokok Tanpa Cukai

Yudha menyinggung, M Sidik meninggal ketika memindahkan tiang listrik menuju mobil pengangkut. Sebab, pada saat pemindahan tiang itu tiba-tiba tiang terguling hingga menimpa korban.

”Keterangan dari pihak puskesmas. M Sidik sudah tidak bernyawa lagi ketika tiba di Puskesmas. Karena yang tertimpa itu bagian dada dan leher korban. Meskipun ada informasi, bahwa vendor (PT Fajar Kuansing) bertanggungjawab atas laka ini kepada pihak keluarga. Namun, hukum akan tetap berjalan,” tuturnya. (end)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here