Lalu Lintas Dipantau Dari Layar Lebar

0
106
Salah satu petugas Dishub Kota Tanjungpinang sedang menunjukkan arus lain di Kota Tanjungpinang melalui layar monitor berada di ruang monitor pemantau milik Dishub Kota Tanjungpinang, kemarin. f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang sudah memiliki satu ruang khusus untuk memantau arus lalulintas (lalin) di Kota Tanjungpinang.

Ruang ber-AC tersebut berada di lantai dua Kantor Dishub Kota Tanjungpinang tepatnya di Terminal Sungai Carang, Bintancentre (Bincen) Tanjungpinang.

Di dalam ruang tersebut, terlihat sekitar 12 televisi yang dijadikan layar monitor arus lalin di Kota Tanjungpinang. Ada sekitar 4 televisi berukuran besar dijadikan satu, untuk memantau arus lalin melalui kamera milik alat Area Traffic Control System (ATCS) atau sistem pengendalian area lalu lintas.

Masing-masing kamera menyoroti jalan berada di dua simpang, yakni simpang lampu berada di Batu 6 dan simpang lampu merah Melayu Kota Piring tepatnya di Batu 7 Tanjungpinang.

Delapan televisi digunakan untuk memantau arus lalin melalui kamera CCTv. Baik itu melihat arus lalin di simpang lampu merah Jalan Basuki Rahmat, simpang Pelabuhan Sribintan Pura yang berdekatan dengan bank swasta, simpang tiga gerbang Bincen dan simpang tiga Batu 10 Tanjungpinang.

Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Kota Tanjungpinang, Muhammad Yamin mengatakan, setiap hari pihaknya telah menugaskan empat anggota Dishub Kota Tanjungpinang untuk memantau arus lalin di Kota Tanjungpinang melalui layar televisi tersebut. Pengawasan arus lalin yang diterapkan secara bergandian.

Dari empat orang tersebut, dua anggota Dishub Kota Tanjungpinang ditugaskan untuk mengawasi hingga memantau arus lalin pada pagi hari. Dua anggota Dishub lagi, untuk memantau arus lalin pada sore hari.

ATCS yang ada saat ini, baru dipasang di dua simpang, yaitu simpang Batu 6 dan simpang Batu 7. Masing-masing simpang ada 4 kamera sesuai dengan kaki simpang yang ada.

Jadi, kata Yamin kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (21/3), petugas akan menegur langsung kepada pengendara yang melanggar arus lalin pada persimpangan jalan yang telah diberikan CCTv. Teguran yang dilakukan petugas cukup di dalam ruangan.

”Kita tidak perlu turun ke lapangan untuk tegur pengendara tersebut. Cukup pantau hingga langsung tegur melalui mikrofon yang disediakan,” ucap dia.

Selain tegur, lanjut dia, kontrol baik mempercepat timing lampu merah atau lampu hijau sesuai kebutuhan cukup di ruangan saja. Ini salah satu untuk mengurai kemacetan, jika pada satu kaki simpang mengalami krodit dengan jumlah kendaraan yang banyak.

Maka, kaki simpang tersebut bisa di tambah waktu hijaunya untuk mengurai kroditnya kendaraan yang menumpuk banyak. Agar tidak terjadi kemacetan di daerah persimpangan tersebut.

”Kalau ada kejadian laka maupun lainnya bisa langsung di cek. Tapi, dengan catatan, kejadiannya di persimpangan yang termonitor oleh kamera CCTv. Belum lama ini, polisi minta bantu mengecek kejadian laka di persimpangan lampu merah. Bagimana kejadian awalnya. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here