LAM Kepri Beri Gelar Adat ke Wapres RI

0
844
DAPAT GELAR : Kapolri Jendral Tito Karnavian saat menerima gelar adat Melayu di Penyengat, tahun ini. f-dok/tanjungpinang pos

Jusuf Kalla Hadiri kegiatan pptma lingga tahun 2017

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) sudah sudi datang ke Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa (PPTMA) di Lingga. Rencananya, JK akan diberi gelar adat Melayu.

LINGGA – RENCANANYA, Wapres RI Jusuf Kalla akan diberi gelar Datuk Perdana Mahkota Negara. Gelar ini diberi atas posisi JK yang saat ini wakil pimpinan tertinggi negara.

Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Lingga sudah mengusulkan pemberian gelar adat Melayu untuk Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla kepada pengurus LAM Kepri.

Pemberian gelar adat Melayu ini telah disetujui LAM Provinsi Kepri. Saat ini sedang dipersiapkan rencana pemberian gelar adat Melayu dengan LAM Kepri.
Ketua LAM Kepri, H Abdul Razak juga membenarkan akan diberi gelar Melayu kepada Wapres JK.

Baca Juga :  Hanura Karimun Targetkan Tujuh Kursi DPRD

Pengurus Lam Lingga telah duduk semeja dengan pengurus LAM Kepri untuk mempersiapkan pemberian gelar adat Melayu kepada Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla. ”Nama gelar adat yang diberikan dan prosesi pemberian beserta peralatan dan peragat telah dibahas bersama LAM Kepri,” ujar M Ishak, Ketua LAM Lingga, M Ishak, Kamis (9/10) kemarin.

Dikatakannya, pemberian gelar adat Melayu kepada Wapres direncanakan dilakukan saat Wapres berada di Lingga untuk membuka Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa (PPTMA) sekaligus perayaan Hari Ulang Tahun ke-14 Kabupaten Lingga.

”Rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian yang sekaligus untuk menyukseskan Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa yang akan digelar pada 17-26 November 2017 di Daik,” kata pria yang juga Ketua Umum Panitia Pelaksana PPTMA 2017 itu.

Baca Juga :  Kesadaran Wajib Pajak Meningkat, Target PAD Tercapai

Pertemuan pengurus LAM Lingga dengan pengurus LAM Kepri langsung dipimpin Ketua Umum LAM Provinsi Kepri, Datok Sri H.Abdul Razak dan perangkat kepengurusan LAM Kepri ini juga membahas persiapan Festival Tari, Musik dan Lagu Melayu yang dipersembahkan LAM Propinsi dalam memeriahkan PPTMA.

”Nanti akan diikuti utusan dari seluruh utusan LAM kabupaten/kota se-Kepri. Diperkirakan akan melibatkan lebih dari 120 orang kontestan. Pada 18 November 2017, para kontestan akan menuju Lingga, baik yang berangkat bersama -sama dari Tanjungpinang maupun via Batam,” imbuhnya.

M Ishak mengatakan, panitia pun terus mematangkan persiapan perhelatan akbar itu. Koordinasi sesama panitia dilakukan setiap saat untuk mengetahui progres kerja dan persoalan yang dialami untuk dicari solusinya.

Baca Juga :  Pegawai PGN Dilarang Gunakan Kendaraan Umum ke Kantor

Berbagai kegiatan akan digelar saat Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa nanti. Ada ada juga tari kolosal bagaimana perjuangan Sultan Mahmud Riayat Syah saat memimpin perang gerilya di laut.

Kemudian, berbagai kegiatan lainnya dilakukan seperti Festival Gunung Daik (FGD). Rangkaian FGD ini misalnya mendaki Bukit Permata yang terkenal indah itu.

Sejumlah turis dari Asia dan Eropa juga akan hadir untuk menjelajah keindahan alam Lingga dengan cara naik sepeda. PPTMA ini juga akan mengenalkan keindahan wisata Lingga.(TENGKU)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here