LAM Serahkan Matlamat untuk Visi Misi

0
141
KETUA LAM Kabupaten Lingga Datuk Sri M Ishak (tengah) menyerahkan Matlamat LAM kepada Wakil Bupati Lingga M Nizar. F-ISTIMEWA

LINGGA – Bersempena dengan Perayaan Hari Jadi Kabupaten Lingga yang ke-15, Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau menyerahkan matlamat.

Adapun isi dari matlamat yang diserahkan langsung oleh Datuk Sri M Ishak kepada Wakil Bupati Lingga M Nizar, berisi tentang pemikiran, usul, dan pendapat baik terkait dengan pemajuan adat dan budaya dan pemajuan ekonomi masyarakat Melayu.

Selain itu, juga terdapat hal-hal yang berkaitan langsung dengan hajat hidup masyarakat Melayu.

Muatan isi dari matlamat itu, berguna untuk mendukung terwujudnya visi dan misi Pemkab Lingga.

”Matlamat ini merupakan salah satu hasil dari rapat kerja LAM, yang beberapa waktu yang lalu dilaksanakan. Isi matlamat yang diserahkan, sudah disempurnakan beberapa kali melalui rapat dan bual-bual terbatas bersama pengurus LAM Kabupaten Lingga. Kemarin kita serahkan langsung ke Wabup bersamaan dengan peluncuran buku Sejarah Pembentukan Kabupaten Lingga,” kata M Ishak, Rabu(28/11).

Pria yang menjabat Kepala Dinas Kebudayaan Linnga ini, memberikan apresiasi kepada semua pengurus LAM yang sudah bertungkus lumus meluangkan waktu. Sehingga, matlamat LAM dapat disusun hingga bias diserahkan.

”Semoga segala ikhtiar dan kerja yang telah dilakukan, dapat memberikan maanfaat, untuk kemajuan masyarakat Melayu khususnya dan diberkahi oleh Allah SWT,” sebutnya.

Diterangkannya, adat dan budaya Melayu akan tetap bangkit dan lestari bergantung kepada seluruh komoinen masyarakat.

Pengembangan budaya tidak cukup hanya sekedar niat, bicara dan dicanangkan. Namun butuh komitmen yang kuat, dengan melibatkan diri langsung untuk melaksanakannya.

”Harus berkomitmen membagi waktu, tugas, kerja dan kesibukan demi pelestarian adat dan budaya,” imbuhnya.

Selain itu, pihak Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Lingga, terbitkan empat buku tentang sejarah dan kebudayaan Melayu Lingga.

Penerbitan buku itu dilakukan, sebagai upaya dan tekad Pemkab Lingga untuk terus menggali dan mengangkat, menampilkan dan serta membukukan segala warisan Budaya Melayu. Tujuannya, agar tidak hilang tergerus zaman. (tir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here