Lamen Sarihi Gugat SK Gubernur Kepri

0
958
JUMPA WARTAWAN: Anggota DPRD Bintan Lamen Sarihi memberikan keterangan resmi, kepada wartawan.f-yendi/tanjungpinang pos

BINTAN – Mantan Ketua DPRD Bintan Lamen Sarihi menyatakan, Gubernur Kepri H Nurdin melanggar aturan, yang telah menerbitkan SK pemberhentian atas dirinya dari jabatan Ketua DPRD Bintan itu. Justru itu, Lamen menggugat SK yang ditandatangani oleh Gubernur Kepri, melalui PTUN Tanjungpinang di Batam, Selasa (22/8) lalu. Gugatan yang disampaikan Lamen Sarihi itu ditujukan kepada Surat Keputusan (SK) Gubernur Kepri nomor 749 tertanggal 14 Juli 2017, tentang peresmian pemberhentian dan pengangkatan Ketua DPRD Bintan, sisa masa jabatan tahun 2014-2019. Dalam SK itu, Gubernur Kepri mengangkat Nesar Ahmad menjadi Ketua DPRD Bintan, sesuai usulan dari Fraksi Golkar.

Menurut Lamen Sarihi, pihaknya melalui kuasa hukum telah mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Tanjungpinang, di Batam, dengan nomor perkara 16/G/2017/PTUN/22-8-2017. ”Gubernur sudah melanggar aturan dan undang-undang tentang administrasi negara, maupun PP nomor 16/2010 tentang Pemilu. Dan beberapa aturan lainnya,” tegas Lamen Sarihi saat memberikan keterangan resmi, kepada wartawan di kawasan Bintan Center, Selasa (22/8) malam lalu.

Baca Juga :  Kalau Tak Acuh, Hukum yang Bicara

Lamen mengatakan, dirinya sudah mengecek ke Biro Hukum. Dari informasi Biro Hukum Pemprov Kepri, lanjut Lamen, mereka mengakui ada kekeliruan di SK gubernur itu. Terutama pada dua poin di bagian menimbang. ”Nah, selama saya menggugat, SK Gubernur Kepri tak bisa direvisi. Pelantikan Pak Nesar Ahmad pun tak bisa dilakukan, sampai ada putusan hukum tetap, dari gugatan yang saya ajukan,” tegas Lamen.

Sebelumnya, Gubernur Kepri Nurdin Basirun kembali mengingatkan, bahwa dirinya sudah meneken Surat Keputusan (SK) Pengganti Antar Waktu (PAW) Ketua DPRD Bintan Lamen Sarihi. Sedangkan, untuk rekomendasi Arif Jumana, sebagai Anggota masih dalam proses. ”Sudah saya teken, jangan dengar katanya, katanya,” tegas Nurdin di halaman DPRD Kepri Pulau Dompak, kemarin.

Baca Juga :  JEMBATAN Kangboi yang akan diperbaiki, dalam waktu dekat.

Nurdin tak mau banyak komentar terkait rekomendasi anggota DPRD Bintan, yang meminta untuk mengganti ketua DPRD Lamen Sarihi saat ini. Ia hanya berharap, apapun yang menghambat akses pemerintahan, maka tidak boleh ditunda-tunda. ”Pemberhentian Lamen sudah saya teken,” tegas Nurdin.

Di lain pihak, pimpinan DPRD Bintan menyurati Pemprov Kepri, untuk mempertanyakan SK dari Gubernur Kepri pada bagian mempertimbangkan. Karena dari hasil konsultasi ke Kemendagri pekan lalu, SK Gubernur Kepri untuk pemberhentian Lamen Sarihi dari jabatan Ketua DPRD Bintan, perlu direvisi. Agus Wibowo Wakil Ketua DPRD Bintan mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan surat kepada Pemprov. Isi surat itu untuk mempertanyakan, apakah pada bagian mempertimbangkan dari SK Gubernur Kepri perlu direvisi lagi. Jika tidak, proses sesuai SK gubernur itu bisa dilanjutkan, kepada usulan jadwal pelantikan. ”Kami menunggu jawaban dari Pemprov Kepri dulu lah,” kata Agus Wibowo. (fre/ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here