Lanal Amankan 816 Slop Rokok FTZ

0
329
KOTAK bungkusan rokok FTZ yang berhasil diamankan Lanal Dabo Singkep di perairan Desa Kote, Selat Penuba dan Selat Lima, Rabu (14/2) dini hari. f-ISTIMEWA

Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dabo Singkep, temukan 16 kotak yang berisi 816 slop rokok tanpa cukai atau rokok khusus kawasan Free Trade Zone (FTZ) di sekitar Pulau Pandan Kabupaten Lingga, Rabu (14/2) dinihari.

LINGGA – Penemuan 16 kotak hitam itu didapati, setelah pihak Lanal mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya rencana penyelundupan rokok FTZ yang akan memasuki perairan Lingga.

Mendengar informasi ini, Komandan Lanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Agus Yudho Kristianto M.Tr. Hanla. memerintahkan seluruh kapal Patkamla yang dimiliki Lanal Dabo untuk melaksanakan patroli di sektor masing-masing.

”Upaya yang kita lakukan telah membuahkan hasil, dengan ditemukannya tumpukan barang yang di dalamnya berisi rokok FTZ oleh Patkamla DBS di Pulau Pandan dinihari tadi,” kata Yudho Kristianto, Rabu (14/2).

Yudho menjelaskan, awalnya Patkamla DBS yang melaksanakan patroli di sekitar perairan Desa Kote, Selat Penuba dan Selat Lima. Saat itu, personelnya mencurigai adanya speedboat berkecepatan tinggi yang tiba-tiba melaju dari sekitar Pulau Pandan. Selanjutnya, pihak Patkamla melaksanakan pengejaran namun kehilangan jejak.

”Tapi, tidak lama kemudian. Patkamla DBS kembali ke sekitar Pulau Pandan dan memeriksa sekeliling Pulau kecil yang tidak berpenghuni itu dan mencurigai benda yang ada di Pulau Pandan kemudian didekati. Setelah diperiksa, ternyata benda tersebut merupakan bungkusan-bungkusan berjumlah 16 kotak warna hitam berisi rokok kawasan FTZ,” ujarnya.

Setelah diketahui, bungkusan kotak tersebut merupakan rokok-rokok FTZ. Setelah itu, anggota pun membawa barang itu menuju ke Mako Lanal Dabo Singkep melalui Pelabuhan Jagoh untuk disita dan dilaksanakan penyelidikan lebih lanjut.

”Dugaan sementara, kejadian tersebut merupakan modus baru penyelundupan rokok FTZ ke daerah penyangga seperti Kabupaten Lingga. Dimana barang dari Batam, diselundupkan dengan cara diletakkan disebuah pulau yang tidak berpenghuni. Diduga barang akan diambil oleh speedboat atau kapal lain, untuk dipasarkan di daerah tujuan,” katanya.

Sejauh ini, siapa pemilik 16 kotak yang berisikan rokok FTZ tersebut masih belum diketahui. Namun, Lanal Dabo Singkep akan terus melakukan patroli sesuai instruksi Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M.

Patroli tersebut, guna menyikapi maraknya penyelundupan barang-barang kawasan FTZ seperti rokok, minuman keras, handphone dan barang ilegal lain yang berasal dari daerah Batam dan sekitarnya dengan tujuan pengiriman ke luar kawasan FTZ seperti wilayah Lingga, Jambi, Pekanbaru, Jakarta dan daerah lainnya.(TENGKU IRWANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here