Lanjutkan Pembangunan Smelter

0
1144
Gubernur Kepri H Nurdin Basirun, Presdir PT BAI Santoni dan rombongan saat melihat maket progres smelter Galang Batang.f-yendi/tanjungpinang pos

SEBAIKNYA Apri Sujadi sebagai bupati Bintan yg menggantikan Ansar Ahmad, mendahulukan penyelesaian perampungan pembangunan pabrik Aluminium BAI (Bintan Aluminium Indonesia) yg berjalan terseok seok sampai hari ini. Pt BAI kebetulan dibangun di Galang Batang Kab. BINTAN yg merupakan cita2 rakyat Kepri selama ini. Terujudnya pabrik aluminium yg bahan bakunya tanah bauksit ini merupakan kekayaan alam besar di pulau Bintan. Kalau pabrik rampung di saat Apri jadi bupati Bintan, akan menjadi catatan sejarah penting dan beharga bagi sosok kelahiran Kijang Bintan Timur itu.
+6281267715251

Jangan Habiskan Hasil Tambang
Sebaiknya wacana dibukanya tambang bauksit tidak usah dulu terlalu besar dampaknya contoh yg sekarang dimana2 yg ada tandus, gersang dan berlobang2 hasil alam ini jangan dipaksa utk dihabiskan ingat anak cucu… Wass
+6281536383421

Bauksit Habis, Pengusaha Hengkang
Mbs : Saya belum paham bagaimana cara pemerintah mengerakkan perekonomian. Dulu Kepri terkenal dgn Bauksitnya dikelola oleh Perbaki warganya sejahtera dan yang lainnya namun sekarang sedih rasanya melihat kota kita sepi dan pengusahanya sudah hengkang karena bauksitnya sudah dilarang. Sekarang nak buka lagi, mohon perbaiki sistemnya agar bermanfaat untuk orang banyak.
+6281314992494

TANGGAPAN:
PEMBANGUNAN smelter merupakan salah satu syarat yang diminta pemerintah jika ingin melakukan ekspor bauksit. Adapun smelter yang dibangun tersebut yakni di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang Bintan. Sejak Peraturan Pemerintah (PP) penetapan kawasan ini jadi KEK tahun lalu, investasi terus menggeliat di kawasan ini.

Peraturan Pemerintah (PP) No.42 tahun 2017 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Galang Batang. Dengan demikian, Galang Batang resmi menjadi KEK. Kami memastikan program strategis yang dapat restu Presiden RI Jokowi ini akan berjalan on the track atau sesuai rencana. Salah satunya adalah KEK Galang Batang.

Baca Juga :  Kapan Assessment Pemko?

Kita datang untuk menepis anggapan bahwa pelaksanaan KEK di sini belum berjalan ternyata tidak benar. Semua sudah berjalan sesuai tahapannya. Kita ingin dukungan berbagai pihak untuk membuat perekonomian Kepri semakin meningkat. Keberadaan KEK Galang Batam ini diharapkan investasi yang masuk semakin gencar.

Sampai saat ini, sudah ada tiga investor yang memastikan masuk ke kawasan itu untuk membangun berbagai fasilitas. Kepastian tiga investor itu disampaikan Direktur Utama PT. BAI, Santoni.

Salah satunya, kata Santoni adalah pembangunan smelter yang mana komponen-komponennya sudah masuk ke lokasi. Beberapa pabrik sedang dibangun dan dalam proses pengerjaan.

Saat ini kita sudah bergerak, bahkan beberapa komponen yang dibutuhkan langsung impor dari luar negeri. Saya sudah menyaksikan langsung proses bongkar beberapa bahan yang mulai masuk ke kawasan ini. Pemprov akan terus mencari terobosan untuk memperbanyak masuknya investasi di Kepri. KEK salah satunya. Investasi ini yang nantinya akan memacu dan memicu pertumbuhan ekonomi Kepri.

Terwujudnya pembangunan di KEK Galang Batang ini, ke depan semakin banyak menarik minat investor untuk berinvestasi di Kepri. Kita berharap ini segera selesai, kalau sudah siap, maka pasti akan menyerap ribuan tenaga kerja.

Saya pesan ke pengelola kawasan ini lebih mengutamakan anak-anak daerah dalam mengisi peluang yang ada. Karena Nurdin ingin putra-putri Kepri ikut berpartipiasi dalam menumbuhkembangkan ekonomi daerah ini.
Pengusahanya
Bahkan pengusahanya juga berjanji, akan memprioritaskan tenaga kerja asli daerah. Apalagi pengerjaan proyek ini akan menyerap ribuan tenaga kerja hingga selesai. (mas/ais)

Baca Juga :  Jangan Habiskan Hasil Tambang

Nurdin Basirun
Gubernur Kepri

TANGGAPAN:
Izin operasi penambangan bauksit di Tembeling Kabupaten Bintan oleh PT Gunung Bintan Abadi telah memiliki izin lengkap. Kita tidak tahu siapa pemilik PT tersebut, mereka mengurusnya melalui online dan pengurusannya juga tidak lama asalkan semua persyaratan lengkap.

Sebelum loading, telah dirapatkan dengan instansi terkait. Untuk penerimaan ke negara tarifnya sebesar 10 persen dari jumlah yang akan dikirim. Jumlahnya berbeda beda karena dihitung dari kurs. Saat ini bauksit masih loading. Kita belum bisa menghitung berapa yang harus dibayarkan oleh perusahaan kepada negara. Kami akan sampaikan nantinya berapa kontribusi penerimaan dari tambang bauksit setelah berapa jumlah loading tersebut.

Untuk tujuan ekspor tambang bauksit PT Gunung Bintan Abadi ini diekspor ke Cina dan sampai saat ini baru satu perusahaan yang beroperasi. Dari Tembeling bauksit dibawa ke tengah laut, kapal yang membawa ke Cina sudah standby di laut.

Untuk mengantisipasi kecurangan pada jumlah loading bauksit tersebut, ada petugas dari pihak Bea Cukai mengawasi loading bauksit ke kapal sehingga bea masuk ke kas negara tidak ada kecurangan. Insya Allah kita awasi setiap akan dilakukan loading.

Pasca berakhirnya relaksasi ekspor konsentrat (mineral yang sudah diolah tetapi belum sampai tahap pemurnian) per 11 Januari 2017, pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2017 (PP 1/2017), Peraturan Menteri ESDM Nomor 5 Tahun 2017 (Permen ESDM 5/2017), dan Peraturan Menteri ESDM Nomor 6 Tahun 2017 (Permen ESDM 6/2017).

Baca Juga :  Bagikan Sertifikat Prona!

Aturan baru ini membuka kembali keran ekspor beberapa komoditas mineral mentah yang sebelumnya ditutup pada 11 Januari 2014. Permen ESDM 5/2017 membuka peluang ekspor bijih nikel dengan kadar di bawah 1,7 persen (kadar rendah) dan bauksit yang telah dicuci (washed bauxite) dengan kadar A12O3 lebih dari 42 persen yang tidak terserap oleh smelter (fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral) di dalam negeri

Kegiatan ekspor bauksit sesuai dengan Peraturan Pemerintah PP nomor 1 tahun 2017. Sesuai Peraturan Menteri Nomor 5 dan 6 yang menyatakan izin ekspor bauksit tersebut dikeluarkan asalkan ada komitmen perusahaan untuk membangun smelter dalam kurun waktu 5 tahun.

Namun jika belum memiliki smelter, perusahaan bauksit juga dapat melakukan ekspor bauksit namun dengan cara menjualnya ke perusahaan yang memiliki kuota ekspor.

Selain PT GBA, PT Lobindo merupakan salah satu perusahaan pertambangan yang juga memiliki izin ekspor dan diberi kuota 1,5 juta ton. Sedangkan PT GBA diberi kuota 1,6 juta ton. Kuota ini tergolong kecil. (ray)

Sodikin
Kepala Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Tanjungpinang

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here