Lanud RHF Dukung Basarnas Membantu Mencari Korban di Danau Toba

0
585
Anggota Lanul bersama Basarnas Kepri memindahkan alat ke pesawat yang akan di bawa ke Danau Toba f-sitimewa

TANJUNGPINANG – Pangkalan Udara Lanud Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang mengerahkan satu pesawat angkut jenis CN 295 untuk mendukung angkutan peralatan Basarnas dalam rangka membantu KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba Senin lalu (18/6) sekitar pukul 17.30 WIB.

Pasukan berangkat dari Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang menuju Ke Bandara Nang Hadim Batam dan dilanjutkan ke Bandara Silangit Siborong-Borong, Tapanuli Utara, Sabtu (23/6).

Pesawat tersebut mengangkut dua orang personel Basarnas Tanjungpinang dan orang anggota Lanud Raja Haji Fisabilillah, juga membawa peralatan SAR yaitu Multi Beam Scan Sonar yang bisa mendeteksi kedalaman hingga 2.000 meter.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung operasi SAR yang mencari korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di kawasan perarian Danau Toba di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, dalam perjalanan dari pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir, menuju Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun kemarin.

Titik tenggelam kapal diperkirakan pada lokasi berkedalaman 400-500 meter. Informasi yang dihimpun, sekitar 206 orang yang berada di kapal tersebut, 22 orang ditemukan yang terdiri dari 4 orang meninggal, 18 selamat. Sehingga 184 orang masih dalam pencarian. Pihak SAR direncanakan melakukan pencarian tujuh hari dan dapat diperpanjang sampai dengan 10 hari ke depan.

Danlanud Raja Haji Fisabilillah, Kolonel Pnb M. Dadan Gunawan menegaskan, bahwa hal ini merupakan wujud TNI AU dalam hal ini Lanud RHF siap dalam melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dan sesuai dengan perintah Panglima TNI bahwa TNI AU turut serta dalam pengamanan sebelum dan sesudah lebaran serta penanganan situasi darurat/emergency berupa bencana alam, kecelakaan dan sebagainya.

“Pada saat ini, pesawat sedang melaksanakan operasi di Batam dan atas perintah pimpinan untuk mendukung peralatan Basarnas yang ada di Tanjungpinang. Untuk itu Lanud Raja Haji Fisabilillah ikut mendukung operasi pencarian tersebut dengan melaksanakan pengiriman peralatan Basarnas yang ada di Tanjungpinang dan Batam,” ujar Danlanud.

Sementara itu, Kepala Basarnas Tanjungpinang, Budi Cahyadi mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan TNI AU Lanud Raja Haji Fisabilillah dalam mendukung Pelaksanaan Operasi SAR mencari korban KM Sinar Bangun dengan membawa peralatan Multi Beam Scan Sonar dari Bandara Rajaha Haji Fisabilillah dan Bandara Hangnadim Batam ke Bandara Silangit di Siborong-borong – Tapanulit Utara, Sumatra Utara.

Ia berharap, dengan adanya dukungan tersebut dapat mempercepat pencarian Kapal dan korban yang masih belum ditemukan. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here