Lanudal akan Membangun Taxiway

0
284
Danpuspenerbal Laksma TNI Dwika Tjahja Setiawan SH rapat bersama Plh Wali Kota Tanjungpinang, Riono bersama lainnya terkait pembangunan taxiway. f-HUMAS PEMKO TANJUNGPINANG

TANJUNGPINANG – Pangkalan Udara Angkatan Laut (Lanudal) Tanjungpinang rencananya akan membangun landasan pacu yang disebut taxiway pada awal Maret. Pembangunan ini, dipastikan tidak akan mengganggu akses jalan warga sekitar Kampung Mekar Sari dan sekitar.

Hal tersebut disampaikan Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Danpuspenerbal) Laksma TNI Dwika Tjahja Setiawan SH pada saat memimpin rapat di Ruang VIP Mako Lanudal Tanjungpianng Jumat (19/1).

Rapat tersebut juga dihadiri Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Tanjungpinang Drs Riono MSi bersama Kadis Perhubungan, Kabid Bina Marga Dinas PU, Camat Tanjungpinang Timur serta para petinggi TNI Al Tanjungpinang serta Angkasa Pura Tanjungpinang.

Dwika menuturkan, dibangun taxiway menjadi penghubung antara landasan pacu pesawat dengan hanggar bandara RHF Tanjungpinang. Hanya saja seputar lokasi tersebut banyak terdapat pemukiman penduduk, sehingga perlu koordinasi dan komunikasi melalui Pemko dan penglola bandara udara.

Pembangunan tersebut, dipastikan tidak membuat akses jalan masyarakat terputus. Bahkan, meski sedang pembangunan, aktivitas masyarakat bisa berlangsung seperti biasa.

”Meskipun nanti dilaksanakan pekerjaan tersebut, namun pihak Lanudal tetap memberikan akses jalan sementara untuk warga setempat hingga pengerjaan rampung,” paparnya.

Dikatakannya anggaran untuk pembangunannya sudah tersedia pada tahun ini. Ditargetkan akan selesai Desember mendatang. Ia juga berharap jalan lingkar juga dapat dilanjutkan pengerjaannya oleh Pemko Tanjungpinang. Rencananya juga akan membuat pagar pada taxiway, namun perlu pengaman lebih.

Menurut Riono, Pemko Tanjungpinang sudah menyiapkan DED jalan lingkar yang berada di seputar Lanudal tersebut sejak tahun 2014. Ia juga mengharapkan agar masyarakat dapat memahami pekerjaan tersebut, untuk kemajuan daerah ini. Diperkirakan jalan tersebut sepanjang 800 meter dan yang sudah dikerjakan sepanjang 200 meter.

Pihak Lanudal dan Pemko Tanjungpinang sebelumnya juga sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat. Sehingga tak menimbulkan konflik ke depannya. Riono juga akan mengangarkan kembali pembuatan jalan lingkar tersebut.

Apakah melalui APBD karena jalan tersbeut milik Pemki. Bila memungkinkan meminta bantuan pusat melalui, Dana Alokasi Khusus (DAK). Dwika menambahkan, pihaknya juga nantinya akan ada mendapat tambahan Alat utama sistem persenjataan (Alutsista).(DESI LIZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here