Laporan Keuangan Dinilai Baik

0
628
BUPATI Anambas Abdul Haris ketika tiba di pelabuhan Desa Impol Kecamatan Jemaja di sambut oleh masyarakat.F-ISTIMEWA

ANAMBAS – Ketika menggelar acara safari Ramadan di Desa Genting Pulur Kecamatan Jemaja Timur, Bupati Kepulauan Anambas sampaikan Pemkab dapat undangan dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) di Batam Kepulauan Riau.

Undangan yang diberikan oleh BPK kepada Bupati atas nama Kepala Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, untuk menyampaikan terkait hasil dari pemerikasaan keuangan dalam rangka mengelola keuangan daerah dengan baik dan benar.

Ia juga belum mengetahui, bahwa sejauh ini apakah nanti Pemkab Anambas dapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atau sebaliknya dengan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Baca Juga :  Seluruh Komisioner Banwaslu Digemleng di Makorem

”Saya harapkan nanti hari Selasa (22/5) akan mendapatkan reward atau WTP dari BPK. Saya juga mohon doanya dari masyarakat Jemaja dan Jemaja Timur ini,” kata Abdul Haris ketika menyampaikan pidatonya, Sabtu (19/5).

Haris menambahkan, predikat WTP itu sangat penting jika Pemkab Anambas memdapatkan nilai itu maka Pemerintah Pusat akan memberikan reward atau penghargaan bagi Pemkab Anambas dalam mengelola anggaran daerah dengan baik dan benar.

Selain itu, Haris juga menyampaikan, bahwa Pemkab Anambas telah mengirim anak-anak ke sejumlah universitas di berbagai wilayah Indonesia. Hal itu dilakukan dalam rangka mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan berkualitas.

Baca Juga :  Trafficking dan KDRT Mendominasi

Bahkan katanya, di kejuruan kedokteran juga ada yang disekolahkan oleh Pemkab Anambas. ”Ke depannya anak-anak yang disekolahkan oleh Pemkab Anambas akan mengabdi di wilayah Anambas. Kita harus akui bahwa kita masih kurang SDM yang handal dan berkualitas,” ucapnya.

Abdul Haris juga menyampaikan kepada masyarakat serta kepala desa yang hadir, agar dapat lebih kreatif dalam menciptakan perekonomian kerakyatan.
Ia juga tidak ingin kepala desa dan masyarakat berharap dengan Pemda saja atau mengandalkan APBD, namun bagaimana menciptakan masyarakat yang mandiri.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Tak Serius Tangani Krisis Air

”Semua masyarakat ini perlu dilakukan pembinaan dan perhatian. Desa kan sudah memiliki anggaran sendiri, tentu bisa membatu masyarakat dalam meningkatkan perekonomiannya. Ayo kita kerja sama membangun daerah kita,” tuturnya. (end)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here