Lari 10 K Jadi Objek Wisata Baru

0
1042
JUARA: H Lis Darmansyah menyerahkan hadiah ke pemenang pertama lari 10 K kategori umum putra, Minggu (1/10) di halaman Gedung Gonggong, Tepilaut. F-humas Pemko Tanjungpinang

Tanjungpinang – Pelari Wesman D Pasaribu keluar sebagai juara pertama Lomba Lari 10 Kilometer Tanjungpinang untuk kategori umum putra. Wesman juara dalam lomba yang digelar oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga Pemerintah Kota Tanjungpinang, Minggu (1/10). Lomba ini dilaksanakan di depan gedung Gonggong, Tepilaut, Tanjungpinang.

Juara kedua diraih Udin Akbar dan juara ketiga M Adha. Untuk putri umum, juara pertama Bayu Trianata Sari, kedua Irma Handayani dan ketiga Ratna Dewi. Kategori pelajar putra, juara pertama diraih pelari Rezcan Mass, disusul Rachmad Gouinda T dan juara ketiga R Ricardo S. Untuk Putri pelajar, juara pertama Lestari, kedua Aserid Leonita dan ketiga Safiya.

Total hadiah yang disediakan sebesar Rp 108.400.000. Masing-masing juara pertama baik untuk umum dan pelajar putra dan putri menerima hadiah yang sama. Untuk pemenang pertama, meraih Rp10.500.000, pemenang kedua, Rp7.350.000, dan pemenang ketiga Rp5.250.000. Mereka juga mendapatkan piala dan tabungan Rp500 ribu dari BTN.

Sedangkan, untuk harapan satu mendapat hadiah sebesar Rp1 750.000, harapan II Rp1 250.000, harapan ke tiga sampai ke enam sebesar Rp1000.000. Selain itu juga para peserta yang beruntung mendapatkan hadiah doorprize, seperti TV, ricecooker, dan hadiah menarik lainnya.

Baca Juga :  Jadikan Tepilaut Pusat Ekonomi Kreatif

Pantuan di lokasi, ribuan peserta, baik masyarakat umum, pelajar, dan atlet luar daerah ambil bagian dalam lomba ini.

Lomba lari 10 K ini secara resmi dilepas oleh Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, didampingi Wakil Walikota, H. Syahrul, Sekretaris Daerah, Riono, dan sejumlah pejabat Pemerintah Kota Tanjungpinang. Gelaran lomba lari 10K yang pertama kali digelar ini, akan menjadi wisata olahraga baru di Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan kegiatan ini memperoleh respon yang positif dari banyak kalangan, karena banyak peserta yang mengikuti lari 10 K. Termasuk para peserta dari luar daerah.

”Alhamdulillah masyarakat sangat antusias mengikuti lomba ini. Melihat dari banyaknya peserta yang ikut. Tak hanya dari masyarakat dan pelajar di Kota Tanjungpinang saja, tetapi ada yang dari Medan, Jambi, Kalimantan. Ini menunjukkan bahwa pengembangan olahraga ini menjadi sesuatu yang kita harapkan untuk terus ditingkatkan. Sehingga ini bisa lebih memacu prestasi olahraga di Kota Tanjungpinang,” ucapnya.

Baca Juga :  Cafe dan Rumah Makan Tak Boleh Pakai Gas 3 Kg

Menurut Walikota, momentum ini bisa menjadi salah satu objek wisata di Kota Tanjungpinang, yaitu wisata olahraga. Di samping kita dapat mengembangkan olahraga dan mencari bibit-bibit atlet pelari di Kota Tanjungpinang, kita bisa sambil memperkenalkan dan memfamiliarkan Kota tingkat nasional.

”Olaraga bisa menjadi objek wisata yang akan mendatangkan wisatawan ke Tanjungpinang. Wisata olahraga akan menjadi daya tarik bagi pengunjung, selain bisa ikut berpartisipasi, event olahraga seru untuk di nikmati,” kata Wako.

Ke depan, lanjut Walikota, kegiatan ini akan menjadi event tahunan. Seperti halnya kegiatan cabang olahraga yang terus kita tingkatkan. Apalagi mendengar tanggapan dari para peserta yang berasal dari luar daerah tadi, rata-rata semuanya memberi tanggapan yang sangat positif terhadap Kota Tanjungpinang.

Baca Juga :  Taman Gurindam Masih Aset Bintan

Karena merasakan kalau masyarakat Tanjungpinang begitu akrab, ramah, dan santun. ”Mudah-mudahan dengan adanya event-event seperti ini, akan terus memberikan dorongan bagi pengembangan prestasi olahraga yang ada di Kota ini,” tegasWalikota

Walikota juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat atas dorongan dan dukungannya, yang sejak pagi hingga akhir acara, masih sabar menunggu untuk mengikuti rangkaian acara ini. Ke depan kegiatan ini akan terus dievaluasi untuk memberikan yang terbaik bagi perkembangan olahraga di Kota Tanjungpinang.

Menanggapi pertanyaan awak media terkait banyaknya peserta lari yang pingsan. Walikota menjelaskan bahwa kegiatan ini dibuka untuk umum. Rata-rata peserta tidak biasa lari seperti ini, dan mereka pun tidak mempersiapkan diri dengan matang, sehingga mereka kelelahan, namun tidak ada yang sampai mendapatkan rujukan. (bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here