Lari 20 Menit, Atlet Kenya Dapat Rp 12 Juta

0
1149
MARATON: Gubernur H Nurdin Basirun ikut lomba lari maraton 10 Km. Foto insert, Kadispora Tanjungpinang Jasman membagikan hadiah pemenang kategori pelajar.f-suhardi/tanjungpinang pos

Gubernur Kepri Melepas Peserta Maraton

TANJUNGPINANG – Pelari asal Kenya Afrika Timur Dafit Kiren keluar sebagai pelari putra tercepat di lomba lari maraton 10 Km digelar Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepri, Minggu (17/12) di Anjung Cahaya, Tanjungpinang.

Hanya membutuhkan 20 menit berhasil sampai garis finis. Ia menerima Rp 12 juta. Juara kedua dikategori pelari internasional ini diraih oleh Sipyan, juga pelajar dari Kenya. Ia berhak menerima Rp 9 juta dan juara ketiga Alsiha dari pelari asal Malaysia dan terima Rp7 juta. Untuk kategori pelari internasional putri, pelari asal Kenya Naujepkelsey kembali berjaya. Ia meraih tercepat dan berhak menerima Rp 10 juta.Posisi kedua diraih Yunita dari Tanjungpinang dan menerima Rp8 juta. Juara ketiga diraih Monika, pelari dari Batam dan menerima Rp 6 juta.

Kategori pelari nasional putra, Udin pelajari dari Tanjungpinang keluar sebagai juara pertama. Disusul Jupianto dari Sumut posisi kedua dan Norizal posisi ketiga. Udin berhak menerima Rp 12 juta, Jupianto Rp 9 juta dan Norizal Rp 7 juta.

Baca Juga :  UMKM Diabaikan

Untuk kategori pelari nasional putri, juara pertama diraih Anjasari dari Bandung, posisi kedua Westi Bandung dan posisi ketiga Rukmini dari Banten. Untuk ketegori nasional putri, juara satu menerima Rp 12 juta, juara kedua Rp 9 juta dan juara ketiga Rp 7 juta

Untuk kategori putra pelajar, juara pertama diraih Bobby Bastian dari Batam, kedua Rehandi dari Singkep, Lingga dan ketiga dari Andi M Makawaru dari Tanjungpinang. Bobby berhak membawa uang Rp 5 juta, Rehandi mendapatkan Rp 3 juta dan Andi M Makawaru Rp 3 juta.

Lomba maraton akhir tahun ini dilepas langsung Gubernur Kepri H Nurdin Basirun. Lomba lari ini diikuti 1300 peserta dengan memperebut hadiah total Rp 200 juta.

Tahun depan rencananya, event yang rencananya sudah ditetapkan sebagai kalender kegiatan di Dispora Kepri tersebut, kembali di gelar dengan tema yakni Lomba Marathon Kepri Dompak 10 K.

Baca Juga :  Pegawai Pemprov Ancam Laporkan Gubernur Kepri ke MK

H Nurdin Basirun menyampaikan, bahwa event olahraga lari tersebut tetap di selenggarakan, namun lintasan yang digunakan jalan raya Pulau Dompak. ”Tahun depan saya minta ada lomba maraton Kepri Dompak 10K,” pinta Nurdin.

Tak hanya Nurdin, Asisten I Pemprov Raja Ariza memastikan bahwa event tersebut tetap diselenggaran. Apalagi dukungan langsung dari Gubernur Kepri. Apa yang harapkan, Gubernur Nurdin menurutnya sangat positif. Ingin memindahkan track lintasan lomba di jalan raya Dompak.

Hal ini supaya Pulau Dompak semakin di kenal, diramakan semua masyarakat Tanjungpinang Bintan dan sekitarnya. Dompak ke depan sudah sangat berbeda dengan dompak yang dulu ada.

Apalagi tahun 2018, jalan raya serta taman Pulau Dompak sudah cukup baik untuk event-event olahraga seperti maraton. ”Kita berharap ke depan Pulau Dompak semakin ramai dan jadi kawasan paling di sukai masyarakat Tanjungpinang,” ujar Raja Ariza.

Baca Juga :  Jabatan Kadisdik Masih Kosong

Sementara itu, Kadispora Kepri Maifrizon menyampaikan, lomba Maraton Kepri 10K ini, ia menjelaskan hampir sebagian besar peserta asal Kenya membawa pulang hadiah uang tunai puluhan juta.

Dalam lomba tahun 2017 ini, tak hanya peserta asal Kenya melainkan juga ada peserta asal Jakarta, Medan, Bandung, Sumut. Bahkan peserta asal luar negeri, Singapura, Malaysia, serta Kenya.

”Tahun agenda ini kita pusatkan di Pulau Dompak,” tegas Maifrizon. Dengan adanya lomba lari maraton, paling tidak atlet asal Kepri dan Tanjungpinang umumnya, bisa bersaing dengan pelari kelas dunia bahkan nasional. Ia berharap lomba ini bisa menjadi motivasi bagi atlet di Kepri. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here