Layanan Publik Disdik Membaik

0
517
Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang, HZ Dadang AG memberikan apresiasi kepada seluruh kepala sekolah dan staf di lingkungan Dinas Pendidikan saat apel, Kamis (8/3). f-desiliza purba/tanjungpinang pos

Tanjungpinang Dinobatkan Public Service of The Years

Lembaga Markplus menilai layanan publik Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang makin baik tahun 2018 dibandingkan tahun sebelumnya yang masih rapor merah. Karena itu, Disdik Kota Tanjungpinang diberi penghargaan Public Service of The Year Kepri 2018.

TANJUNGPINANG – penghargaan itu diterima Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Yasir, Selasa (6/3) di Batam. Saat itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang HZ Dadang AG tidak bisa hadir karena ada tugas penting yang tak bisa ditinggalkannya.

Terkait penerimaan penghargaan ini, Dadang AG menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan staf setiap sekolah mulai tingkat TK, SD dan SMP di Tanjungpinang, begitu juga dengan pegawai dan staf di lingkungan Dinas Pendidikan Tanjungpinang.

Hal ini disampaikan Dadang saat apel bersama, Kamis (8/3) di Lapangan Kantor Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Jalan Soekarno-Hatta. Dadang menuturkan, penghargaan ini sebagai bentuk motivasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya wali murid dalam bidang pendidikan.

”Ini membuktikan kinerja kita dinilai. Dan Alhamdulillah dinilai baik. Menjadi acuan untuk memberikan yang terbaik ke depannya,” ungkapnya di hadapan kepala sekolah, pengawas yang hadir dalam apel perdana di tahun ini.

Dadang mengatakan, tahun sebelumnya Ombudsman menilai pelayanan publik di Disdik Tanjungpinang rendah atau predikatnya merah. ”Saya sempat tanya apa alasan memberikan nilai merah, ternyata ada indikatornya yang terus kita benahi. Mungkin penghargaan dari Markplus sebagai jawaban dari kerja sama kita selama ini,” ucapnya.

Ia menuturkan, sejak awal memimpin Dinas Pendidikan, ia berkomitmen bersama seluruh kepala sekolah, menjadikan Tanjungpinang sebagai rujukan terkait pendidikan. Penghargaan ini jangan sia-sia dan harus terus membuat inovasi baru.

Ia juga berpesan kepada para kepala sekolah untuk melakukan tiga hal di setiap sekolah. Diantaranya, membuat Standar Operasional Prosedur (SOP). Kedua menyediakan ruangan khusus menerima aduan atau laporan dari wali murid, ketiga adanya kotak saran atau pengaduan.

Bila perlu ditambah setiap hari ada petugas yang menerima tamu. Bukan hanya guru piket saja. ”Jadi kalau ada orangtua siswa yang datang harus ditanggapi dengan baik. Jika orangtua siswa marah-marah harus diajak komunikasi. Bila perlu dibuatkan teh dan menanyakan apa masalah kedatangannya. Sampaikanlah bahwa tak ada masalah yang tak dapat diselesaikan,” ungkapnya memberi arahan.

Bila hal ini diterapkan, ia yakin orangtua siswa tidak akan kecewa setelah bertemu pihak sekolah. Selain itu, Dadang menuturkan apel bersama kepala sekolah dan pengawas tingkat TK, SD dan SMP akan dilaksanakan rutin. Sekali dalam sebulan, setiap hari Kamis, minggu kedua. ”Kalau rapat antarkepala sekolah setiap tingkatan rutin dilaksanakan, tapi ke depan kita akan laksanakan gabungan. Sebagai bentuk silaturahmi dan koordinasi,” ucapnya.(DESI LIZA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here