Layani Investor Seperti Raja

0
684
PELETAKAN BATU PERTAMA: Gubernur Kepri H Nurdin Basirun saat peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Huda, Mangsang Batam ketika menghadiri Silaturahmi & Halal Bihalal Paguyuban Warga Demak (Pawadem) Kota Batam bersama Warga Mangsang Kebun di Masjid Nurul Huda, Mangsang Kebun Batam, Minggu (23/7) malam. f-istimewa/humas pemprov kepri

Para penanam modal harus dilayani dengan baik. Bahkan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengatakan, investor harus dilayani bagaikan raja. Sebab, mereka datang membawa duit dan membuka lapangan pekerjaan. Gubernur juga mengklaim bahwa perekonomian Kepri mulai tumbuh. Terlebih dengan mulai masuknya investasi ke Kepri. Ia juga terus menekan anggaran daerah dibelanjakan cepat agar pertumbuhan ekonomi cepat.

Salah satu cara supaya terus efektif, dirinya meminta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov untuk maksimalkan belanja APBD. ”Kita dorong belanja APBD semaksimal mungkin, serta pertanian juga harus kita dorong,” ujar Nurdin di Tanjungpinang, Minggu (23/7).

Tak hanya itu, tak tanggung-tanggung, Nurdin meminta agar OPD di pemprov juga mendorong peningkatan investasi. ”Satu lagi yang paling penting buat calon investor yang ingin berinvestasi ke Kepri seperti raja,” terangnya.

Baca Juga :  Natuna Harus Belajar Kelola Wisata ke Lombok

Walaupun tingkat pertumbuhan ekonomi Kepri melemah saat ini, namun Nurdin tak mau terlalu pusing. Dirinya optimis keterpurukan ekonomi Kepri yang pernah disampaikan Bank Indonesia 0,2 persen, bisa berubah seiring berjalannya waktu. ”Saya ini bukan Tuhan, bisa mengubah segala sesuatu cepat,” tegasnya.

Di samping itu, Nurdin juga menyampaikan usahanya untuk mewujudkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bintan dan Karimun segera terealisasi. Menurut dia, Bintan dengan Pulau Galang Batang dan Pulau Asam Kabupaten Karimun merupakan dua wilayah di Kepulauan Riau yang menjadi prioritas untuk dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Baca Juga :  Disiplin Kunci Utama Raih Kesuksesan

Diusulkannya kedua wilayah ini adalah untuk memacu pertumbuhan ekonomi di Kepri, khususnya Wilayah Pulau Bintan dan Karimun. Mengingat sejauh ini pertumbuhan ekonomi Kepri dinilai masih kurang merata, atau cenderung hanya berpusat di Batam. Oleh sebab itu, dengan adanya KEK di Bintan dan Karimun maka bisa menggesa pertumbuhan ekonomi di Kepri, khususnya di luar Batam.

Nurdin menyampaikan, dalam pertemuannya beberapa waktu lalu dengan Menko Perekonomian Darmin Nasution, Nurdin meminta Pemprov Kepri untuk melengkapi persyaratan usulan Kawasan Ekonomi Khusus Bintan dan Karimun. Beberapa syarat yang harus terpenuhi tersebut diantaranya, untuk kawasan Pulau Asam Karimun adalah perlu adanya revisi status rencana tata ruang Karimun menyangkut Pulau Asam tersebut.

Baca Juga :  7 Nama Calon Komisioner KPI Sudah di Meja Gubernur

Sedangkan untuk Kabupaten Bintan disarankan untuk membuat membuat MoU antara DPRD dan Bupati Bintan tentang rencana pemberian fasilitas dan kemudahan. Juga agar membuat izin lokasi dan izin reklamasi. ”Saat ini serapan anggaran kita sudah mencapai sudah di atas 30 persen,” timpalnya demikian. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here