Lebaran, Rumah Sakit dan Puskesmas Tetap Buka

0
74
PEGAWAI dan pejabat eselon di lingkungan Pemkab Bintan saling berjabat tangan dengan Bupati Bintan H Apri Sujadi dan Wabup H Dalmasri Syam, sebelum liburan cuti bersama lebaran Idul Fitri. f-istimewa/kominfo bintan

BINTAN – Selama kurang lebih 2 pekan, aparatur pemerintahan libur cuti bersama, menyambut lebaran Idul Fitri 1439 hijriah. Mulai Senin (11/6) kemarin, sampai dengan Rabu (20/6) pekan depan, kantor pemerintah tutup. Tapi, rumah sakit tetap buka.

”BKPPD sudah menyebarkan surat edaran tentang jadwal cuti bersama lebaran ini. Termasuk pengaturan jam kerja pelayanan di Puskesmas dan RSUD, sudah diinformasikan,” kata H Apri Sujadi, Bupati Bintan di sela meninjau beberapa kegiatan pembangunan di Bintan, Senin (11/6) kemarin.

H Apri Sujadi kembali mengingatkan agar pegawai dan ASN di lingkungan Pemkab Bintan tidak menambah masa libur, yang sudah ditentukan BKPPD. Untuk pelayanan kesehatan dan berobat, pihak Puskesmas maupun RSUD harus standby. Tinggal pengaturan tugas, untuk paramedisnya.

”Saya pribadi, tetap akan pantau di tempat-tempat pelayanan ini, selama libur lebaran nanti. Kita berharap RSUD dan Puskesmas tetap on-time. Sedangkan pegawai lainnya, jangan memandai untuk menambah waktu libur,” tegasnya.

”Yang melanggar disiplin, tetap diberikan sanksi. Mulai sanksi administrasi teguran sampai dengan yang berat,” sambungnya.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Bintan Irma Annisa menjelaskan, libur PNS berdasarkan Surat Menpan-RB nomor 336/2018, serta Surat Edaran Pemkab Bintan nomor 800/BKD/109 tertanggal 15 Mei 2018. Dalam surat ini ditetapkan libur cuti bersama dimulai, Senin (11/6) sampai Rabu (20/6).

”Kamis, 21 Juni sudah harus masuk kerja. Untuk pelayanan kesehatan, tetap ada petugas yang bekerja. Bisa dilakukan dengan cara sistem piket, sehingga layanan ke masyarakat tidak terganggu. Seperti petugas di rumah sakit dan Puskesmas,” jelasnya.

Direktur RSUD Bintan dr Benni Antomy MKed (An) SpAn menyampaikan, untuk pengaturan piket (shift) jaga IGD dan ruangan rawat tetap seperti hari biasa. Begitu juga dengan dokter dan dokter spesialis tetap standby untuk emergency. ”Kami RSUD tetap melayani 24 jam, sehari,” tegas Benni Antomy. (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here