Lebih Percaya Diri dengan Baju Kurung

0
56
Sarah

Oleh: Sarah
Mahasiswi Jurusan Bahasa Inggris, STAI Miftahul Ulum Tanjungpinang

Baju kurung bagi orang melayu bukanlah hal yang asing. Masyarakat melayu mempunyai banyak budaya dan salah satunya adalah pemakaian baju kurung melayu. Baju Kurung mempunyai filosofi yang sangat dalam. Ketika seseorang memakai baju kurung, maka ia sudah terikat dengan berbagai macam aturan atau rambu-rambu yang seharusnya dipatuhi. Orang tua-tua mengingatkan; Apabila memakai pakaian Melayu, jaga pelihara aib dan malu. Apabila memakai baju Melayu, duduk jangan membuat malu, tegak jangan mencari seteru, berjalan jangan mengharu biru, bercakap jangan lidah berbulu.

Baju kurung melayu ini tidak hanya dipakai di negara Indonesia, terutama untuk masyarakat melayu yang ada di Provinsi Kepri dan Riau. Masyarakat melayu seperti di Brunai Darussalam, Malaysia, dan Singapura juga banyak memakai baju kurung melayu. Dulunya, baju kurung melayu ini dipakai untuk acara kebesaran melayu di kerajaan-kerajaan melayu. Sekarang semakin berkembangnya zaman, baju kurung sudah banyak dipakai oleh masyarakat biasa. Sebagian besar masyarakat melayu memeluk Islam, banyak perempuan pengguna baju kurung yang menyerasikannya dengan jilbab.

Sedangkan, untuk laki-laki biasanya dipadukan dengan tanjak atau bisa juga kopiah/songkok beserta kain songket. Bahkan, bayu melayu kini menjadi bagian dari seragam sekolah, serta dikenakan di hari-hari tertentu oleh aparatur pemerintahan, khususnya di Kepri. Untuk pemakaian baju kurung sendiri biasanya untuk baju kurung tradisional berpotongan longgar, berlengan panjang. Pemakaian untuk perempuan bajunya labuh sampai ke lutut atau paha dan kemudian dipadukan dengan rok yang berlipat.

Untuk lelaki biasanya memakai celana (seluar). Pemakaian baju kurung melayu bagi orang melayu sendiri tidak hanya sebagai penutup aurat, melainkan juga terdapat nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi.

Selain itu, baju kurung melayu sudah menjadi simbol dari rakyat melayu yang beradat dan menjadikan ciri khas masyarakat melayu yang membedakan dengan masyarkat yang lain. Ini juga akan menjadi icon melayu dan harus dilestarikan akan baju kurung lebih dikenal dan menjadi eksis. Baju melayu memang didesain longgar. Hanya saja, banyak yang salah kaprah. Banyak wanita sengaja membuat baju melayu dengan desain ketat hingga menonjolkan bentuk aurat.

Baju Melayu tidak hanya berisikan simbol dan lambang-lambang serta nilai yang luhur. Baju melayu dikenal dengan baju kurung mengandung nilai estetika yang sangat khas.

Misalnya, beberapa asesoris yang dipakai saat memakai baju kurung juga menambah nilai estetikanya. Warna dan motif pada baju kurung juga sudah tidak usah diragukan lagi. Hal ini membuat para designer-designer melayu tertarik bahkan tertantang untuk membuat sesuatu yang baru dan lebih indah tanpa harus mengurangi nilai-nilai yang terkandung dalam baju kurung tersebut.

Semua itu dibuktikan dengan banyak munculnya beberapa baju kurung yang dimodifikasi sedemikian rupa dan tampak sangat cantik dan sangat menarik, dari yang hanya sepotong kain yang longgar dan ada beberapa motif kini telah dipadu-padankan dengan beberapa warna yang cantik serta dikolaborasikan dengan beberapa motif kain yang sangat indah.

Pakaian adat yang saat ini banyak dipakai masyarakat Melayu Riau merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan. Melestarikan busana tradisional tersebut sama artinya dengan melestarikan kekayaan budaya Melayu.

Pakaian melayu juga tidak hanya berisikan simbol atau lambang bahkan nilai estetika, tetapi juga mengandung banyak nilai seperti nilai sosial yang ada di dalamnya. Nilai tersebut muncul dan tersemat sesuai dengan nilai yang ditafsirkan masyarakat yang menafsirkannya.

Pakaian melayu merupakan salah satu kekayaan yang dimiliki masyarakat melayu yang harus dilestarikan, karena jika tidak maka kekayaan tradisional ini akan punah. Kita sebagai generasi penerus wajib melestarikan kekayaan tradisional ini dengan cara ikut serta memakai dan mempromosikan betapa indahnya baju kurung melayu. Ayo populerkan baju kurung sebagai ciri khas budaya melayu. Ciri khas baju kurung adalah rancangannya longgar seperti pada lubang lengan, perut, dan dada.

Pada saat dikenakan, bagian paling bawah baju kurung sejajar dengan pangkal paha, ada pula yang memanjang hingga sejajar dengan lutut. Baju kurung tidak dipasangi kancing, melainkan hampir serupa dengan t-shirt. Baju kurung tidak pula berkerah, tiap ujungnya direnda. Beberapa bagiannya sering dihiasi sulaman berwarna keemasan. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here