Lelang Ikan di SKPT Natuna Sangat Minim

0
63
erahterima aset Dermaga pelabuhan SKPT F-HARDIANSYAH

NATUNA – Dari sekitar 400.000 ton potensi ikan di Natuna setahun, yang dijual ke Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa masih sangat kecil.

Sekretaris Jendral (Sekjen) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Nilanto Perbowo mengatakan, total produksi ikan hasil tangkapan nelayan Natuna yang didaratkan (dijual) ke SKPT Selat Lampa sampai Desember 2018 mencapai 1.361 ton dengan nilai sekitar Rp34 miliar.

”Ke depannya akan ditingkatkan dengan mengarahkan kapal-kapal ikan izin provinsi dan pusat yang beroperasi di Natuna Utara untuk mendaratkan hasil tangkapan di Lokasi SKPT Natuna,” papar Nilanto di Selat Lampa Natuna, Rabu (20/3).

Saat itu Nilanto didampingi Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan Perikanan (KKP), Zulficar Mochtar serta Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal dan pejabat lainnya.

Nilanto juga menyebutkan, setelah SKPT Natuna dibangun dengan baik dan megah, hal berikutnya yang teramat penting adalah operasionalisasinya yang harus optimal.

Terkait pembangunan SKPT di seluruh Indonesia, Nilanto menjelaskan, sampai tahun 2018 sebanyak 12 SKPT keseluruhan Indonesia sudah siap dioperasionalkan yaitu Natuna, Nunukan, Biak Numfor, Talaud, Morotai, Mentawa Sabang. Rote Ndao, Sumba Timur dan Saumlaki.

Selanjutnya, sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden No.3 Tahun 2017 tentang Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional, SKPT Natuna juga mendapat banyak dukungan dan sinergi dari kementerian/lembaga terkait.

Beberapa di antaranya adalah Kementerian PUPR dalam bentuk pembangunan jalan akses ke lokasi SKPT Natuna dari ibu kota.

”Total investasi anggaran APBN yang telah digulirkan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk kegiatan SKPT Natuna 2015-2018 mencapai Rp212,2 miliar didukung pembiayaan dari Dana Alokasi Khusus mencapai Rp8,6 miliar dan DAK Kabupaten Natuna hingga Rp18,7 miliar,” terang Nilanto.

Pemkab Serahkan Dua Dermaga
Kehadiran Sekjen KKP, Nilanto Perbowo dan Dirjend Perikanan Tangkap KKP, Zulficar Mochtar ke Natuna untuk menandatangani naskah Perjanjan Hibah Barang Milik Daerah dari Pemkab Natuna kepada KKP.

Penandatanganan itu dilakukan di Selat Lampa, kemarin. Pemkab menghibahkan dua dermaga ke KKP yakni Pelabuhan di Desa Tanjung Kumbik dan Kecamatan Pulau Tiga.

”Total aset yang dihibahkan senilai Rp2,74 miliar. Hal ini menunjukkan dukungan penuh Pemda Natuna untuk mengembangkan sektor kelautan dan perikanan di pulau ini,” ujar Nilanto.

Bupati Natuna Hamid Rizal mengatakan, dengan diserahkannya aset dermaga pelabuhan di Desa Tanjung Kumbik dan Kecamatan Pulau Tiga, diharapkan bisa meningkatkan perekonomian Natuna khususnya bagi para nelayan.

SKPT Lampa Natuna juga mendapat dukungan dari beberapa kementerian, diantaranya Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam bentuk dukungan penyediaan fasilitas dan penguatan akses telekomunikasi/internet di SKPT Natuna (melalui BAKTI).

Kementerian Perhubungan dalam bentuk dukungan transportas distribusi pemasaran hasil perikanan Natuna (melalui Tol Laut) dan fasilitasi penerbitan dokumen kapal bantuan pemerintah bagi para nelayan. Kementerian BUMN dalam bentuk dukungan kegiatan pemasaran hasil perikanan Natuna melalui peran Perum Perikanan), dan perbankan dalam bentuk kehadiran layanan perbankan untuk Indonesia (Períndo). (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here