Lestarikan Kesenian Lewat Lokakarya

0
83
IBNU Pronoto sebagai narasumber seminar revitalisasi teater bangsawan dan kesenian gazal menerima sekapur siri. f-istimewa

LINGGA – Untuk menjaga dan melestarikan seni dan kebudayaan yang dimiliki di Kabupaten Lingga, Pemerintah Kabupaten Lingga menggelar Seminar dan Lokakarya Revitalisasi Kesenian Gazal dan Teater Bangsawan.

Kedua seni ini telah ditetapkan sebagai warisan tak benda milik Kabupaten Lingga, oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Selasa (23/7).

Kegiatan itu dilaksanakan di Sekretariat LAM Kabupaten Lingga, dihadiri oleh perwakilan dari Direktorat Kesenian di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Kebudayaan beserta Kabid dan Kasi, Perwakilan dari Disparpora, Dinas Pendidikan, Perwakilan dari beberapa OPD, budayawan, camat dan lurah, seniman dan para penggiat seni yang ada di Kabupaten Lingga.

Ibnu Sutoyo, perwakilan Direktorat Kesenian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang menjadi narasumber kegiatan memberikan apresiasi kepada Pemkab Lingga yang telah intens mendukung pelestarian kekayaan khazanah kesenian di Indonesia.

”Program seminar ini diharapkan, bisa menjadi motivasi bagi seniman, komunitas maupun masyarakat untuk beraama melestarikan seni dan kebudayaan yang dimiliki di Kabupaten Lingga,” ucapnya. Sementara itu, Kepala Disbud Lingga, M Ishak mengatakan, setalah kegiatan ini maka kesenian Gazal dan Bangsawan bisa hidup dan berkembang kembali di Kabupaten Lingga.

Ia menekanka, agar para peserta yang hadir pada acara tersebut untuk sungguh-sungguh menyimak dan memanfaatkan kesempatan itu dengan baik. Tujuannya, agar bisa memperoleh ilmu dari nara sumber.

Sehingga bisa membangkitkan kembali, tentang kesenian yang dulu pernah berjaya di Bunda Tanah Melayu.

”Kita semua tidak ingin seni dan kebudayaan lokal, yang dimiliki pupua tergerus budaya asing,” imbuhnya.

Beberapa hari lalu, 58 orang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) baru, dan Pemadam Kebakaran (Damkar) yang baru mendapat pengetahuan tentang adat istiadat budaya Melayu.

Belum lama ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga menerima anggota Satpol PP baru dan melaksanakan kegiatan orientasi.

Kegiatan orientasi bertujuan, agar anggota Satpol PP baru tersebut mengerti tentang tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur penegak Peraturan Daerah (Perda). (tir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here