Libatkan Warga Dalam Pembangunan

0
522
Amsakar Achmad

BATAM – Capaian Provinsi Kepri di hari jadi yang ke-15 tahun diharap dapat terus ditingkatkan di masa mendatang. Pemerintah Kota Batam juga berkomitmen untuk membuat terobosan-terobosan dalam pembangunan Batam. Dalam setiap terobosan pembangunan, Pemko Batam akan melibatkan masyarakat.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Senin (25/9) mengatakan, pihaknya akan selalu menjadikan masyarakat, bagian terpenting dari pembangunan. Sehingga orientasi pembangunan lebih pada pemberdayaan masyarakat.

”Pembangunan yang baik spiritnya, untuk peningkatan dan pemberdayaan. Kalau dua ini terlaksana pada setiap pembangunan berarti kita ada di jalan yang benar,” ujarnya.

Disampaikannya, capaian Kepri dalam ulang tahunnya, harus menjadi pendorong semangat untuk berbuat lebih baik lagi. Pemerintah Kota Batam sebagai bagian dari Provinsi Kepri, tidak bisa berpuas diri.

”Karena pada prinsipnya tahun ini harus lebih baik dari tahun kemarin. Kita harus buat sejarah terus. Buat terobosan terus,” imbau Amsakar.

Pada HUT Provinsi Kepri yang diperingati Pemko Batam hari itu, digelar upacara. Disampaikan sambutan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun yang menyampaikan indeks kebahagiaan Kepri yang tertinggi di Pulau Sumatera. Bahkan berada di peringkat ke-7 nasional.

Tahun 2016 indeks kebahagiaan Kepri mencapai angka 73,11. Angka tersebut lebih tinggi dari capaian nasional 70,69. ”Angka ini meningkat dari tahun 2014 yang mencapai angka 72,42. Hal ini menunjukkan tingkat kehidupan penduduk Kepri yang semakin bahagia,” kata Amsakar.

Selain indeks kebahagiaan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri juga mengalami peningkatan. Pada 2016, IPM Kepri sebesar 73,99 naik 0,24 poin dari tahun sebelumnya 73,75. IPM Kepri 2016 ini juga menjadi yang tertinggi di Sumatera. Serta lebih tinggi dari IPM nasional 70,18.

Angka Harapan Hidup (AHH) Kepri juga meningkat enam tahun terakhir. Periode 2010-2016, AHH meningkat 1,03 dengan rata-rata peningkatan 0,25 persen per tahun.

Diingatkan Gubernur sebagaimana disampaikan Amsakar, ke depan banyak yang harus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dan menjawab tantangan yang semakin kompleks.

”Guna mencapai hal tersebut, pemerintah merumuskan rencana pembangunan jangka menengah yang bersifat inklusif, holistik, tematik dan spesial,” imbuhnya. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here