Libur Lebaran, Pembakris Adakan Pos Kesehatan Gratis

0
149
Salah satu perawat yang tergabung di Pembakris memeriksa tensi masyarakat. f-istimewa

TANJUNGPINANG – Peringatan hari kenaikan Isa Al-Masih sekaligus dalam rangka menyambut libur Lebaran Hari Raya Idul Fitri, Organisasi Pelayanan Masyarakat Batak Kristin (Pembakris) Kota Tanjungpinang melaksanakan cek kesehatan gratis bagi masyarakat.

Pos kesehatan dilaksanakan selama lima hari. Dimulai, Senin-Jumat (3-7/6) yang dipusatkan di Terminal Sei Carang Bintan Center.

Ketua Pembakris Tanjungpinang, dr Anthoni menuturkan, melalui kegiatan ini, membantu sesama yang membutuhkan.

Misalnya, masyarakat ingin memeriksa kondisi kesehatan. Serta bila ada yang sedang sakit pusing-pusing, demam maupun mual-mual, bila tidak perlu di rujuk ke rumah sakit cukup ditangani tim medis yang mereka miliki.

Dituturkannya, ada dua dokter umum tersedia ditambah para medis lainnya.

“Pelayanannya bersifat dasar atau pertolongan pertama. Jadi kita stan by di sini membantu masyarakat yang membutuhkan cek kesehatan,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos di sela-sela mengecek kesehatan masyarakat yang datang.

Dituturkannya, pemilihan lokasi ini sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang. Terkait pelaksanaan pun sudah berkoordinasi bersama jajaran Puskesmas Batu10 dan pihak Dinas Sosial Kota Tanjungpinang.

Pihaknya juga menyediakan satu unit ambulance bila diperlukan membawa pasien rujukan. Misalnya ada masyarakat yang mengalami kecalakaan lalu lintas.

“Bila hanya jatuh ringan bisa kita obati di sini. Tersedia beberapa obat dan peralatan. Bila kondisinya parah dan butuh penanganan lebih lanjut akan di rujuk ke rumah sakit terdekat,” tuturnya.

Edi salah satu masyarakat mengaku belum pernah melakukan cek kesehatan. Dari hasil periksaan tensinya tinggi.

dr Anthoni menuturkan, mungkin sering begadang, waktu istirahat itu minimal enam jam.

Edi pun mengaku paling cepat tidur pukul 23.00 dan paling lama pukul 01.00 pagi. Serta bangun kembali 04.30 WIB mengantar istri pergi kerja.

“Setelah itu biasa saya gak tidur lagi memang,” tuturnya.

Ia pun disarankan mengurangi makan-makanan yang asin. Disinggung terkait pembiayaan kegiatan ini, dituturkannya murni dari organisasi Pembakris tersebut, untuk obat dibantu dinas kesehatan.

Untuk diketahui, beberapa kegiatan sudah dilaksanakan sebelumnya. Diantaranya pengumpulan donor darah yang diberikan ke PMI/ RS Provinsi Kepri, beberapa waktu lalu.

Diceritakannya, Organisasi Pembakris hadir karena kerinduan mahasiswa Tanjungpinang yang dulunya kuliah di luar daerah seperti Jawa.

Setelah menetap kembali di Tanjungpinang tumbuh rasa ingin berbuat bagi sesama dan masyarakat Tanjungpinang.

Ditambahkannya, organisasi yang dipimpinnya bernaung di bawah Rumpun Batak Bersatu (RBB). (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here