Liburan, Wisatawan Diprediksi Naik 5 Persen

0
142
SuAsana Pelabuhan Sribintanpura Tanjungpinang saat lonjakan penumpang pada liburan beberapa waktu lalu. f-dokumen/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi bersama Kabupaten Kota dan jajaran Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhanan (KSOP) se Kepri memperkirakan akan ada lonjakkan jumlah penumpang kapal feri yang akan liburan Natal 2018 dan Akhir tahun 2019 (Nataru). Hal itu disampaikan saat rapat koordinasi (Rakor) pemerintah bersama jajaran KSOP, Polda Kepri di Kantor KSOP Tanjungpinang, Kamis (20/12) kemarin.

Dalam rapat, Perwakilan Kepala Bandara Internasional Hang Nadim Batam menuturkan, libur tahun ini akan ada peningkatan jumlah penumpang dari sebelumnya 4 persen menjadi 5 sampai 6 persen.

Kenaikan itu di ukur karena melihat momen waktu libur sekolah plus libur Natal dan tahun baru. Lonjakan itu diperkirakan akan terjadi baik untuk kedatangan maupun untuk keberangkatan di setiap pintu masuk di Kepri.

”Libur tahun ini tidak hanya Natal, melainkan libur anak sekolah, libur tahun baru 2019, dari asumsi yang kami lihat, jumlahnya meningkat dari tahun sebelumnya,” terang pejabat Kepala Bandara Internasional Hang Nadim Batam itu.

Hal yang sama, juga disampaikan beberapa perwakilan Dishub Batam, Bintan serta Tanjungpinang, serta KSOP Kota Batam,. Pihaknya menyebutkan, berdasarkan data nasional, ada lebih dari 52 daerah se Indonesia dari Dirjen Perhubungan, yang terpantau jumlah penumpang mengalami peningkatan.

”Ya peningkatan ini, karena momen liburnya panjang, serta libur anak sekolah, dan akhir tahun 2018,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kepri, Jamhur Ismail juga memprediksikan, akan ada kelonjakan penumpang. Hal ini kata dia, disampaikan Menhub saat menghadiri Video Conference dengan para stakeholder terkait, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (19/12) malam. Untuk kapal laut, kata Menhub, dipastikan akan terjadi peningkatan di Indonesia bagian Timur, seperti rute-rute menuju Kupang, Papua dan Ambon, kemudian di pulau-pulau Jawa bagian utara seperti Madura dan Karimun Jawa. serta Sumatera.

Menhub juga mengingatkan untuk bis pariwisata agar dilakukan rampchek untuk memastikan keamanan dan keselamatan bis tersebut dan meminta pihak berwenang untuk melakukan penegakan hukum apabila terjadi suatu tindakan-tindakan yang menyalahi aturan.

Untuk kesiapan Nataru sektor udara selain dilakukan rampchek terhadap pesawat-pesawat, Kementerian Perhubungan akan menambah slot penerbangan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang khususnya untuk rute-rute Indonesia Bagian Timur. Untuk tarif tiket pesawat, Menhub telah meminta kepada maskapai-maskapai untuk meninjau kembali agar tidak membebani masyarakat untuk membeli tiket tersebut. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here