Life Jacket Tak Dipakai karena Kotor dan Bau

0
571
BERLAYAR: Penumpang dan tekong pompong berlayar tak menggunakan life jacket. f-ADLY BARA/TANJUNGPINANG

TANJUNGPINANG – Masih banyak para penumpang pompong tujuan Tanjungpinang – Kampung Bugis dan Tanjungpinang – Pulau Penyengat atau sebaliknya yang tak mau menggunakan life jacket. Padahal life jacket sudah disediakan.

Menuut salah satu penambang pompong rute Tanjungpinang-Kampung Bugis Sudirman (45), pihaknya hanya menerima 40 unit life jacket, sementara kapal yang beroperasi ada 22 pompong. Dengan demikian, harus menggunakan secara bergantian.

Ini artinya, jika setengah kapal saja beroperasi dengan membawa 10 penumpang setiap kapal, maka tidak semua penumpang dapat menggunakan life jacket.

Selain itu, ada juga beberapa penumpang atau bahkan tekong yang enggan menggunakan life jacket karena asalan kotor dan bau.

Hanya saja, jika terkait ini tergantung kepada orangnya masing-masing. Namun, bila kekurangan maka perlu bantuan kembali.

”Perahu yang ada 22 jadi sangat kekurangan life jacket ini perlu bantuan dari pemerintah,” katanya Rabu (26/4).

Sesuai pantauan Tanjungpinang Pos, masih banyak penumpang serta para penambang pompong Tanjungpinang-Kampung Bugis atau sebaliknya yang tak menggunakan life jacket. Begitu juga dengan tujuan Pulau Penyengat.

Bahkan meski di jaga sama pihak Dinas Perhubungan maupun TNI AL, masih ada penumpang yang berani tak menggunakan.

Padahal sudah pernah ada musibah hingga memakan korban beberapa waktu lalu. Namun, hal itupun tak menjadi pelajaran untuk menjaga keselamatan.

Bahkan Wali Kota Tanjungpinang beserta jajarannya melalui Dinas Perhubungan Pemko Tanjungpinang sudah mengingatkan dan meminta agar setiap penumpang menggunakan life jacket demi keselamatan. (cr27)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here