Liga 3 2020, Tergantung Rapat PSSI

0
113
SKUAT 757 Kepri Jaya FC berjibaku dengan pemain PS Batam, pada laga final Liga 3 2019 putaran Provinsi Kepri.
Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kepri berharap kompetisi Liga 3 digulir pada tahun 2020 ini. Agar ada tim amatir dari Provinsi Kepri promosi ke Liga 2 pada musim depan. Tapi, masih menunggu hasil rapat PSSI.

TANJUNGPINANG – KOMPETISI Liga Jerman (Bundesliga) sudah digelar 3 kali pertandingan, setelah kembali dilanjutkan akibat dihentikan selama masa pandemi Covid-19. Juni ini, LaLiga Spanyol pun menyusul. Kemudian, Premier League Inggris bakal dilanjutkan. Meski dalam pertandingan ini tanpa penonton dan mengikuti beberapa protokol kesehatan.

Di Indonesia, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 terpaksa dihentikan akibat pandemi Covid-19. Sementara, Liga 3 yang dijadwal pertengahan sampai akhir tahun, belum digulir. Namun, kompetisi Liga 3 2020 pun terancam bakal ditiadakan.

”Semua kompetisi Liga di Indonesia ini, tergantung hasil rapat PSSI, Jumat (29/5) lusa,” kata Maifrizon, Wakil Ketua Asprov PSSI Kepri, kemarin.

Maifrizon menerangkan, rapat PSSI tanggal 29 Mei ini, akan membahas kelanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2, yang dihentikan sejak 2 bulan lalu. Jika kondisi wabah virus korona reda, bisa saja kompetisi Liga 1 dan Liga 2 dilanjutkan kembali. Sebaliknya, jika kondisi tidak memungkinkan, bisa saja kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 ditiadakan.

”Kalau Liga 1 dan Liga 2 dilanjutkan, kompetisi Liga 3 tentu akan dilanjutkan pula. Kalau Liga 1 dan Liga 2 dihentikan atau ditiadakan, tentunya Liga 3 juga akan ditiadakan,” ujar Maifrizon.

Karena, lanjut Maifrizon, jika Liga 1 dan Liga 2 dilanjutkan, tentu bakal ada tim yang didegradasi dan promosi untuk musim depan. 3 tim dari Liga 1 terdegradasi, dan 6 tim dari Liga 2 juga terdegradasi. Otomatis, 3 tim Liga 2 akan promosi ke Liga 1. Sedangkan 6 tim dari Liga 3 akan promosi ke Liga 2.

”Ini akan terjadi jika kompetisi Liga 1 dan Liga 2 itu, dilanjutkan. Kalau kompetisi Liga 1 dan Liga 2 ditiadakan atau dihentikan, tentu tidak ada tim yang terdegradasi maupun yang promosi, otomatis Liga 3 tidak dilaksanakan,” jelas Maifrizon.

”Saya rasa seperti itu, kalau kita mengacu kepada regulasi dari PSSI. Justru itu, penyelenggaraan kompetisi Liga 3 2020, tergantung dari hasil rapat PSSI, Jumat (29/5) lusa,” sambungnya.

Maifrizon berharap, pandemi Covid-19 segera reda. Sehingga, kompetisi sepak bola di Indonesia kembali bergulir. Dari Asprov PSSI Kepri akan mempersiapkan kompetisi Liga 3 2020 putaran Provinsi Kepri. Dua tim amatir dari Kepri akan bertanding di tingkat regional. Jika lolos, melanjutkan di putaran nasional.

”Kita inginkan Kepri memiliki tim yang bertanding di kasta profesional di Liga 2 pada musim mendatang. Tapi, semua ini tergantung dari situasi pandemi Covid-19 di Indonesia, serta hasil rapat PSSI nanti,” demikian disampaikan Maifrizon.

Guna memutus rantai penyebaran Covid-19, Maifrizon berpesan agar semua warga tetap mengikuti anjuran pemerintah. Seperti physical distancing, menjaga jarak, selalu cuci tangan dan mengenakan masker, serta menghindari kerumunan. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here