Lima Bulan, Penderita Malaria 87 Orang

0
519
Maliana

LINGGA – Tahun 2017 penderita penyakit malaria di Kabupaten Lingga menurun dibandingkan tahun 2016. Penurunan itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabipaten Lingga hingga bulan Mei tercatat 87 kasus. Tahun 2016 lalu, jumlah kasus Malaria tercatat 448 kasus dengan perincian penderita pria 263 dan wanita 195 kasus.

”Upaya yang kami lakukan untuk menekan kasus penderita malaria adalah dengan memutus mata rantai penyebaran dengan mensosialisasikan pemakaian kelambu kepada masyarakat,” kata Maliana, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Lingga, Selasa (18/7).

Dikatakannya, selain pentingnya pemakaian kelambu pihaknya juga memberikan sosialisasi pentingnya lingkungan yang bebas dari jentik nyamuk. Untuk itu, Dinkes Pemkab Lingga mengajak masyarakat melakukan tiga M yakni, menguras, menutup dan mengubur tempat-tempat yang biasa digunakan nyamuk untuk berkembang biak.

”Selain 3M, kami juga menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan,” jelas Maliana. Selain itu, menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk dan memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk.

Menurutnya, berdasarkan data kasus penderita malaria ditemukan fakta bahwa penderita laki-laki lebih banyak dibandingkan penderita wanita. Sebab, karena aktivitas keluar rumah lebih banyak dilakukan laki laki. Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah baik pada siang atau malam agar menggunakan krim anti nyamuk pada kulit.

Ia berharap, masyarakat yang terkena penyakit ini untuk segera membawa ke pusat kesehatan setempat agar segera mendapatkan pertolongan. ”Kalau ada warga yang terindikasi terjangkit malaria, kami harap segera bawa ke puskesmas dan rumah sakit terdekat,” imbuhnya. (tir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here