Lima Bulan Rp76,3 Triliun

0
182
Rahmad Iswanto

Ekspor Kepri Januari-Mei 2018

Total ekspor kumulatif Januari-Mei 2018 Provinsi Kepri sebesar US$5.337,57 juta atau sekitar Rp76,3 triliun dengan kurs Rp14.300 per US dolar.

TANJUNGPINANG – Jika dibanding dengan total ekspor kumulatif Januari-Mei 2017 mengalami kenaikan sebesar 2,80 persen, yaitu dari US$5.192,09 juta atau sekitar Rp74,24 triliun menjadi sekitar US$5.337,57 juta.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, naiknya nilai ekspor Januari-Mei 2018 disebabkan oleh naiknya ekspor kumulatif sektor nonmigas sebesar 68,22 persen dan sektor migas sebesar 31,78 persen.

Kepala bidang Statistik Distribusi BPS Kepri Rahmad Iswanto mengatakan, aktivitas ekspor Provinsi Kepri pada Mei 2018 dibanding April 2018 naik sebesar 7,78 persen yaitu dari US$1.100,42 juta menjadi US$1.186,07 juta atau sekitar Rp16,9 triliun.

Kenaikan nilai ekspor Mei 2018 disebabkan oleh naiknya ekspor sektor migas sebesar 8,74 persen dan sektor non migas sebesar 7,29 persen. Kepala bidang Statistik Distribusi BPS Kepri Rahmad Iswanto mengatakan, bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, ekspor Provinsi Kepri mengalami kenaikan sebesar 4,53 persen, yaitu dari US$1.134,70 juta menjadi US$1.186,07 juta.

Kenaikan nilai ekspor Mei 2018 dibanding Mei 2017 disebabkan oleh kenaikan ekspor sektor migas sebesar 35,73 persen.

Rahmad memaparkan, dilihat dari golongannya, aktivitas ekspor migas yang mendongkrak pertumbuhan angka untuk Kepri pada Mei ini, terbesar adalah golongan barang mesin/peralatan listrik (HS 85) yaitu sebesar US$1.075,71 juta, dengan peran sebesar 29,54 persen.

Golongan barang berikutnya yang mempunyai peran cukup besar terhadap ekspor nonmigas Provinsi Kepri selama Januari-Mei 2018 adalah mesin-mesin/pesawat mekanik (HS 84) sebesar US$466,00 juta (12,8 persen).

Minyak dan lemak hewan/nabati (HS 15) sebesar US$405,86 juta (11,15 persen), benda benda dari besi dan baja (HS 73) sebesar US$318,99 juta (8,76 persen), berbagai produk kimia (HS 38) sebesar US$207,47 juta (5,70 persen).

Kokoa/cokelat (HS 18) sebesar US$119,51 juta (3,28 persen), perangkat optik (HS 90) sebesar US$109,74 juta (3,01 persen), plastik dan barang dari plastik (HS 39) sebesar US$72,27 juta (1,98 persen), Timah (HS 80) sebesar US$70,66 juta (1,94 persen) dan minyak atsiri, kosmetik wangi-wangian (HS 33) sebesar US$65,90 juta (1,81 persen).

Sementara itu, nilai ekspor komoditas ikan dan udang (HS 03) bulan Mei 2018 yaitu sebesar US$1,96 juta, naik sebesar 29,23 persen jika dibanding dengan April 2018.  Namun mengalami penurunan sebesar 0,86 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Secara kumulatif, ekspor komoditas ikan dan udang Januari-Mei 2018 mengalami penurunan sebesar 3,50 persen bila dibandingkan Januari-Mei 2017, dengan sumbangan 0,23 persen terhadap total ekspor nonmigas Provinsi Kepri Januari-Mei 2018.

Negara tujuan ekspor Provinsi Kepulauan Riau bulan Mei 2018 dengan nilai terbesar ke negara Singapura yaitu mencapai US$530,14 juta. Ekspor ke Singapura pada bulan ini mengalami penurunan dibanding keadaan April 2018, yaitu sebesar 11,33 persen dan juga mengalami penurunan 1,77 persen dibandingkan Mei 2017.

Tujuan ekspor Provinsi Kepri dengan nilai terbesar kedua selama bulan Mei 2018 yaitu ke negara Malaysia, yaitu mencapai US$80,09 juta atau naik 72,89 persen dari bulan sebelumnya.

Negara tujuan ekspor Provinsi Kepri selama Januari-Mei 2018 dengan nilai terbesar ke negara Singapura yaitu mencapai US$2.692,98 juta atau 50,45 persen dari total ekspor kumulatif Januari-Mei 2018.

Ekspor kumulatif ke Singapura Januari-Mei 2018 mengalami kenaikan dibanding keadaan Januari-Mei 2017, yaitu sebesar 73,89 persen.

Malaysia merupakan negara tujuan ekspor terbesar kedua secara kumulatif Januari-Mei 2018 dengan nilai mencapai US$371,22 juta dan peranan sebesar 6,95 persen. Negara tujuan ekspor terbesar ketiga sampai dengan kesepuluh Provinsi Kepri berturut-turut adalah Amerika Serikat, Tiongkok, Australia, Bangladesh, Jepang, Perancis, Spanyol, dan India.

”Kesepuluh negara tujuan ekspor Kepri tersebut mempunyai peran sebesar 83,63 persen terhadap total ekspor Kepri Januari-Mei 2018,” jelasnya.(SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here