Lima Bus Bantuan Mangkrak

0
2329
Bus bantuan: Lima unit bus bantuan dari pemerintah pusat untuk Kota Tanjungpinang yang disimpan di gudang KIR Dishub kota di Kijang Lama. f-andri/tanjungpinang pos

Kementerian Perhubungan memberikan bantuan lima bus ke Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) pada April 2017 lalu. Meski Bus itu sudah diberikan sejak April lalu namun belum juga dioperasikan.

TANJUNGPINANG – Selama Enam bulan bus itu mangkrak alias tdiak broperasi. Padahal bus ini merupakan bus bantuan untuk transportasi murah bagi warga Tanjungpinang.

Hanya saja, pihak Dishub Kota Tanjungpinang beralasan lima bus itu belum dioperasikan karena mereka masih nyusun cara pengelolaan lima bus tersebut. Padahal, masyarakat sudah berharap bus ini segera dioperasikan, agar biaya transportasi semakin murah dan bus ini mesti melayani rute padat agar lebih bermanfaat.

Baca Juga :  Syahrul Harapkan RT, RW dan Perangkat Kelurahan Harus Kompak dan Sigap

Pihak Dishub Kota Tanjungpinang beralasan, rancangan yang mereka sedang susun akan disampaikan dulu ke wali kota Tanjungpianng dan Inspektorat untuk disetujui.

”Tujuannya, agar pengelolaan lima bus itu tidak menyalahi aturan yang ada,” kata Kepala Dishub Kota Tanjungpinang, Bambang Hartanto kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (24/10).

Menurut Bambang, pihak Dishub ingin ada Perusahaan Otobis (PO) di Tanjungpinang yang mengelola lima bus tersebut. Karena menurutnya, PO yang mengoeprasikannya harus yang memiliki pengalaman mengelola kendaraan angkutan umum di Tanjungpinang.

”Ini yang sedang kita ajukan nanti ke Pak wali kota dan pihak Inspektorat. Apa boleh atau tidak,” terang dia.

Baca Juga :  Gubernur Evaluasi Kinerja Kepala OPD

Kalau tidak boleh, sambungnya, terpaksa pemerintah yang akan mengelola lima bus tersebut. Lima bus ini peruntukannya untuk angkutan umum dan rute lima bus hanya ini hanya di seputaran Kota Tanjungpinang. Artinya, lima bus ini akan melayani masyarakat lokal hingga turis yang datang ke Tanjungpinang.

”Rencana kita, tarifnya kita subsidi. Tapi, realisasinya kita lihat kondisi nanti,” ucap dia.

Hingga saat ini, bus yang memiliki kapasitas 41 orang masih terparkir di area uji kir kendaraan milik Dishub Kota Tanjungpinang di Jalan Kijang Lama Tanjungpinang. Bus yang memiliki 20 tempat duduk, dan 20 lagi berdiri setiap harinya hanya dihidupkan mesinnya agar tidak rusak tanpa ada beroperasi.

Baca Juga :  Poliklinik RSUP Tutup 10 Hari

”Selalu dipanaskan mesinnya setiap hari agar tidak rusak. Seminggu empat kali kami panasin,” sebut petugas Dishub Kota Tanjungpinang yang bertugas di bagian uji kir kendaraan.

Pantauan di lokasi, bus berwarna biru itu berbaris rapi di area uji kir kendaraan milik Dishub Kota Tanjungpinang. Kursi bus ini masih bersampul plastik putih bening menandakan masih baru. (ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here