Lima Bus Bantuan Segera Beroperasi

0
661
Bus bantuan: Lima bus bantuan pemerintah pusat yang direncanakan akan dioperasikan tahun ini.f-andri/tanjungpinang pos

Sudah tujuh bulan bus hibah dari Kementerian Perhubungan mangkrak di Kantor Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang. Bus itu dihibahkan pada April 2017 lalu, namun karena perlu ada pendanaan hingga harus menunggu APBD-P.

TANJUNGPINANG – Bus berkapasitas 41 orang ini memiliki 20 tempat duduk, dan 20 lagi berdiri. Menurut pihak pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) lima bus itu sudah diurus. Karena biaya untuk pembuatan STNK dan BPKB untuk lima bus sekitar Rp 45 juta dianggarkan di APBD Perubahan Tanjungpinang tahun 2017.

”Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, STNK jadi. Nanti, tinggal menyusul BPKB. Karena STNK dulu yang jadi, baru BPKB bus,” kata Kepala Dishub Kota Tanjungpinang, Bambang Hartanto kepada Tanjungpinang Pos disela menghadiri acara di Aula Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tanjungpinang berada di Tepilaut Tanjungpinang, Senin (13/11).

Baca Juga :  Wanita Berpakaian Seksi Tak Boleh ke Penyengat

Selain itu, Dishub juga akan membuat tangga untuk naik turunnya penumpang dari bus tersebut. Untuk pembuatan tangga, ia usulkan di APBD-P tahun 2017 sekitar Rp 80 juta. ”Mudah-mudahan ini dipenuhi semuanya. Sehingga kita bisa buat sekitar 8 tangga. Tapi, nanti kita lihat dululah pastinya berapa,” ucap dia.

Kemudian, biaya operasional untuk bus juga berasal dari APBDP tahun 2017. Saat itu, ia mengusulkan untuk biaya operasional sebesar Rp 60 juta untuk lima bus selama dua bulan ke depan.

Baca Juga :  Korban Pemerkosaan Bertambah

Saat ini, Bambang sedang menunggu surat keputusan dari Wali Kota (Wako) Tanjungpinang, H Lis Darmansyah terkait tarif dan trayek untuk lima bus. Karena Dishub menggap SK tarif dan trayek dari Wako Tanjungpinang sangatlah penting. Sebab, SK tersebut akan menjadi dasar Dishub mengoperasionalkan lima bus tersebut.

Jika, tidak ada SK, ia tidak akan mengoperasikan lima bus tersebut. ”Karena saya takut melanggar aturan yang berlaku. Nanti, malah dibilang saya pandai-pandai pula. Ini yang saya tidak mau,” terang dia.

Baca Juga :  Tidak Beres, Kepala OPD Bersiap Diganti

Dua tarif yang akan diberlakukan oleh Dishub Kota Tanjungpinang. Ada tarif untuk pelajar dan masyarakat umum. Tarif untuk pelajar yang diusulkan ke Wako Tanjungpinang sebesar Rp 2 ribu per orang. Sedangkan tarif untuk masyarakat umum sebesar Rp 4 ribu per orang.

”Ya, mudah-mudahan Pak Wako Tanjungpinang, H Lis Darmansyah menyetujui usulan kita. Supaya tahun depan (2018, red) bisa dilaksanakan. Biar semuanya selesai, baru kita operasikan. Supaya kita operasikan lima bus tidak melanggar aturan yang berlaku,” sebut dia. (ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here