Lima Hari Pemadaman Bergilir

0
444

PLN Defisit 100 MW

BATAM – Pemeliharaan rutin pipa gas jalur Grissik-Singapura akan dilaksanakan 2 sampai 7 November 2017. Aktivitas ini akan berdampak pada PLN Batam. PLN Batam akan mengalami defisit daya hingga 100 Mega Watt (MW). Akibat pemeliharaan yang dilakukan PGN melalui anak usahanya TGI, maka pemadaman bergilir diakui tidak bisa dielakkan PLN Batam.

Manager Public Relations bright PLN Batam, Bukti Panggabean, Rabu (1/11) mengungkapkan, berkurangnya pasokan gas ke mengakibatkan bright PLN Batam mengurangi operasional pembangkit berbahan gas. Sehingga berakibat pada defisit daya, 100 MW. ”Pemadaman tidak dapat kami elakkan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Sekali lagi, ini bukan kehendak kami. Untuk durasi padam kurang lebih 3 jam per pelanggan per hari,” kata Bukti.

Baca Juga :  Ansar Ahmad Yakin Gubernur Mampu Atasi Krisis

Pihaknya diakui akan minimalisir pelanggan terkena padam dari rencana dua kali dalam sehari. Padam direncanakan akan terjadi di jam-jam beban puncak pemakaian listrik. ”Pemeliharaan dilakukan PGN setiap tahun. Dampak ke PLN merupakan kejadian yang tidak bisa terhindari dan di luar kemampuan PLN Batam,” sambungnya.

Demikian, PGN akan mengatur secara proporsional penyaluran gas untuk meminimalisasi dampak ini. PT PGN sendiri mengakui akibat pemeliharaan pipa gas, suplai gas ke pelanggan PGN di Batam terganggu. Konsumsi gas bright PLN Batam yang setiap harinya antara 45-48 BBTUD. Dengan pemeliharaan ini, pasokan gas ke PT PLN Batam menjadi 17 BBTUD. ”Itu menyebabkan kurang daya mampu pembangkit PLN Batam yang biasanya memproduksi tenaga listrik sekitar 383,” sambungnya.

Baca Juga :  Astaga, Banyak Makelar Main Proyek

Diharapkan, pelaksanaan pemeliharaan tersebut lebih cepat selesai dari schedule yang sudah disampaikan PGN. PLN Batam membutuhkan energi gas untuk bahan bakar pembangkit listrik tenaga gas. Seperti PLTG, PLTMG Panaran dan PLTGU Tanjunguncang. ”Dari total daya mampu pembangkit kami baik dari gas, batu bara, diesel memang bahan bakar gas penggunaannya mencapai 40% dari total bahan bakar pembangkit kami,” ujar Bukti Panggabean.

Bright PLN Batam mengimbau ke pelanggan untuk menghemat pemakaian listrik dan mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan. Ini untuk meminimalisir banyaknya wilayah yang padam. ”Kita berharap pemeliharaan infrastuktur gas cepat selesai dan sesuai jadwal dan bahkan lebih cepat dari jadwal, sehingga pelanggan PGN dapat beroperasi normal terutama bright PLN Batam yang sangat membutuhkan pasokan gas,” imbuh Bukti.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here