Lima Hari Terombang-ambing di Laut

0
775
MELAPOR: Dua warga Tanjunguban yang sempat hilang di lautan OPL melapor ke Satpolair Bintan di Tanjunguban, Sabtu (23/9).f-jendaras/tanjungpinang pos

Tekong dan ABK Speedboat Terdampar ke Malaysia

Sempat dinyatakan hilang selama lima hari, akhirnya Dedy alias Dayak (47) dan Nuriman alias Lombok (37) akhirnya ditemukan juga setelah sempat terdampar ke perairan Malaysia.

TANJUNGUBAN – Kedua warga Tanjunguban, Kabupaten Bintan ini sempat dinyatakan hilang di lautan internasional (Out Pront Limite/OPL) selama sepekan ini. Dedy dan Nuriman sempat hilang saat membawa kapal cepat (speed boat) menuju OPL untuk mengantar penumpang. Mereka ditemukan nelayan terombang-ambing dan selanjutnya dikabarkan ke Otoritas Maritim Malaysia.

Mendapat kabar bawah dua warga Indonesia terdampar di laut, Otoritas Maritim Malaysia langsung koordinasi dengan pihak TNI AL dan Satpolair Polres Bintan. Lalu keduanya dijemput pulang dan kembali bersama keluarganya.

Dedy mengungkapkan, pada tanggal 12 September lalu dirinya bersama Nuriman pergi mengantarkan penumpang ke OPL. Perjalanan perginya berjalan lancar. Namun saat pulang mereka kehilangan arah balik dan bahan bakar habis di tengah jalan. Akhirnya mereka hanyut ke arah Malaysia.

Baca Juga :  2018, Pemko Terima Ratusan CPNS

”Selama 5 hari kami terombang ambing di lautan. Saat itu kami tidak dapat berbuat banyak karena alat komunikasi tidak berfungsi. Sempat minta tolong pada kapal nelayan, namun tidak ada yang mau menolong, hingga akhirnya pada hari ke lima baru ada yang menolong,” sebutnya.

Meski sudah ada yang menolong dengan memberikan bekal dan bahan bakar, namun kapal mereka kembali kehabisan bahan bakar. Kemudian mereka bertemu dengan kapal nelayan lainnya yang membantu dan mengarahkan mereka ke Otoritas Maritim Malaysia. ”Setelah koordinasi dengan aparat terkait dan kami dijemput oleh pemilik kapal, akhirnya kami pulang kembali pada Kamis (21/9) lalu,” sebutnya.

Sementara itu, AKP Norman Dj, Kasatpolair Polres Bintan mengatakan, laporan dan keberhasilan penemuan dua warga Tanjunguban yang sempat hanyut selama sepekan di OPL menuju Malaysia tersebut berkat koordinasi semua pihak dan juga nelayan. ”Kini sudah dipulangkan dua warga tersebut. Kami sudah wawancara, keduanya dalam kondisi sehat dan kapal yang digunakan sudah kembali ke Tanjunguban,” jelasnya.

Baca Juga :  Pajak Hotel Gratis Harus Menyeluruh

Nurman DJ menjelaskan, Otoritas Maritim Malaysia menginformasikan ada nelayan yang menemukan kapal dengan dua orang awak yang sedang terombang ambing di perairan Kuantan, Malaysia.

Otoritas Maritim Malaysia memberikan informasi kepada anggota TNI AL, kemudian meneruskan info tersebut ke anggota TNI AL yang ada Tanjunguban. Dari informasi tersebut Satpolair Polres Bintan menyampaikan pemilik kapal untuk menjemput kedua orang tersebut.

Rian, pemilik kapal itu langsung pergi ke Malaysia untuk memastikan apakah kapal dan kedua awak speedboat tersebut benar miliknya. Pada hari Kamis, 20 September 2017 sekira pukul 23.30 WIB kedua orang tersebut beserta kapalnya sampai di Tanjunguban dengan selamat dijemput oleh pemilik kapalnya.

Baca Juga :  Amankan Pelantikan Dewan Tanjungpinang, 165 Polisi Dikerahkan

”Kedua warga Tanjunguban yang sempat dikabarkan hilang sejak tanggal 12 September lalu sudah melapor ke Satpolair Polres Bintan dan mereka dalam kondisi sehat,” terang Norman.

Sebelum terdampar, speedboat yang ditumpangi dua warga Tanjunguban tersebut diduga mengalami kerusakan mesin dalam perjalan dari OPL menuju Tanjunguban. Sehingga mereka terapung-apung di tengah laut dan terdampar di wilayah perairan Malaysia.

Terkait sempat hilangnya kedua awak speedboat itu sudah dilaporkan ke Sat Polair Polres Bintan, Kamis (14/9) lalu. Diminta kepada pengguna transportasi laut agar hati-hati.(JENDARAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here