Lima Kadis Pemko Pensiun 2018

0
517
Tengku Dahlan

TANJUNGPINANG – Lima Kepala Dinas (Kadis) di lingkungan Pemko Tanjungpinang akan pensiun 2018 ini. Kelimanya terpaksa pensiun karena tidak bisa menambah masa tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD dan PSDM) Kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan, para pejabat yang akan pensiun itu usianya kini akan memasuki 60 tahun.

“Secara aturan sudah ditetapkan, batas usia pensiun bagi pejabat pimpinan tinggi dan pejabat fungsional madya yaitu 60 tahun. Sedangkan bagi pejabat administrasi, pejabat fungsional ahli muda, pejabat fungsional ahli pertama, dan pejabat fungsional keterampilan yaitu 58 tahun,” terang Tengku.

Dituturkannya, pejabat eselon dua yang pertama kali pensiun di 2018, dr Eka Hanasarianto Mkes terhitung 1 Februari lalu tidak masuk lagi.

Di April mendatang pejabat yang pensiun yaitu, Adnan yang menjabat Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retibusi Daerah Tanjungpinang. Setelah itu, per 1 Juni disusul Ali Hisyam yang merupakan Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi dan Pembangunan.

November mendatang, Rosita SE MM yang kini sebagai kepala Inspektorat Tanjungpinang masuk masa pensiun. Terakhir, Desember mendatang Drs Efiyar M Amin yang kini masih menjabat Kepala Dishubkominfo.

Terkait kabar akan pindahnya Juramadi Esram menjadi Sekda Lingga, Tengku mengaku sudah mengetahui itu dan proses pindah baru akan diurus setelah resmi dilantik.

“Ini belum sampai kewenangan saya untuk menjawab. Harus menunggu surat pengunduran diri. Saya rasa proses pindah nantinya tidak lama,” tuturnya.

Terkait pengganti di Disperindag Kota Tanjungpinang, akan ada pelaksanakan tugas (Plt) sampai menunggu proses seleksi terbuka untuk pejabat defenitif.

“Ini sesuai dengan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 13 Tahun 2014 Tentang Tata cara pengisian jabatan,” terangnya.

Untuk seleksi terbuka, pejabat, Tengku mengaku untuk waktu dekat ini belum ada rencana proses seleksi tebuka. Sebab tidak ada anggaran yang dialokasi di di APBD Murni 2018. Pergantian posisi lima pejabat yang akan pensiun serta posisi Kadisperindag baru akan dilaksanakan setelah APBD Perubahan mendatang.

“Kita tidak ada anggarkan untuk proses seleksi terbuka, sebab kemarin yang pensiun rata-rata di staf ahli atau asisten. Yang Kepala Dinas cuman Pak Efyar, jadi berencana seleksinya dilakukan di APBD Perubahan sekaligus menunggu masa pensiun Ibu Rosita di November mendatang,” ungkapnya.

Berbeda dengan kosongnya Kadisperindag, yang bukan direncanakan. Ini karena Juramadi Esram memilih berkarir di luar daerah, di tahun berjalan. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here