Lima Kecamatan Jadi Perhatian Pusat

0
218
Plt Asisten II Mardhiah, Kabag Pengelolaan Wilayah Perbatasan Setdakab Bintan Idris bersama pimpinan OPD, di sela sinkronisasi pengelolaan perbatasan untuk tahun 2019, di Hermes Agro, Senin (12/2) kemarin. F-yendi/TANJUNGPINANG POS

2017, Bintan Dialokasikan Rp 238 Miliar

BINTAN – Lima kecamatan di Kabupaten Bintan kembali menjadi perhatian pemerintah pusat, dalam peningkatan pembangunan wilayah perbatasan, pada tahun 2018 ini. Untuk pembangunan di wilayah perbatasan, Bagian Pengelolaan Wilayah Perbatasan Setdakab Bintan sudah melakukan sinkronisasi program di tahun 2019, Senin (12/2) kemarin.

Sinkronisasi dan penetapan program kerja pengelolaan wilayah perbatasan itu, dibahas melalui rapat kerja (raker) lintas OPD di lingkungan Pemkab Bintan dengan pihak Pemprov Kepri, di Hermes Agro Resort Km 25, kemarin.

Dalam pembukaan raker tersebut, Kabag Pengelolaan Wilayah Perbatasan Setdakab Bintan Idris menyampaikan, tahun 2017 lalu, lima kecamatan di Bintan menjadi perhatian khusus oleh pemerintah pusat. Lima kecamatan di daerah terdepan atau wilayah perbatasan antarnegara itu antara lain Kecamatan Tambelan, Bintan Pesisir, Gunung Kijang, Teluk Sebong dan Bintan Utara.

”Tahun 2018 ini, lima kecamatan di wilayah perbatasan kembali menjadi perhatian pusat,” tegas Idris.

Pada tahun 2017 lalu, Idris menyebutkan, pemerintah pusat mengalokasikan dana pengelolaan wilayah perbatasan di Bintan, sebesar Rp 238,453 miliar. Anggaran tersebut dikelola dari sejumlah OPD. Seperti PUPR, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian dan Dinas Perindag.

Anggaran tersebut mutlak dari pusat (APBN), di luar alokasi APBD Kabupaten Bintan. Dana pusat itu digunakan untuk pembangunan fisik infrastruktur dan beberapa kegiatan lain. Ada pula beberapa kegiatan non fisik ditujukan di lima kecamatan perbatasan itu. Tapi dikelola oleh Pemprov Kepri.

”Realisasinya sudah 100 persen. Untuk tahun 2018 ini, kita berharap pusat mengalokasikan dana lebih dari Rp 238 miliar itu. Saat ini, kami sedang menetapkan program kerja untuk anggaran 2019, yang nantinya diusulkan lagi ke pusat,” jelas Idris.

Plt Asisten II Setdakab Bintan Mardhiah mengungkapkan, se-Indonesia ada 187 kecamatan yang masuk dalam wilayah perbatasan. Dari jumlah itu, lima kecamatan berada di Kabupaten Bintan.

”Selain dana pusat, Pemkab Bintan juga mengalokasikan dana untuk pengelolaan wilayah perbatasan ini. Nilainya itu miliaran rupiah juga. Dialokasikan melalui OPD dan kecamatan, dalam bentuk kegiatan,” sebut Mardhiah, saat membuka raker tersebut. (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here