Lima Kilogram Puntung Rokok Terkumpul

0
73
Tim ”Monster Plastik” saat membersihkan puntung rokok dan plastik di Jembatan Dompak, Minggu (7/7). F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

Gerakan WCD Gelar Aksi Bersih dan Kampanye Bebas Plastik

TANJUNGPINANG – Gerakan World Clean Up Day (WCD) Kepri menggelar aksi bersih dan kampanye bebas plastik bersama ”Monster Plastik” di Jembatan Dompak, Tanjungpinang, Minggu (7/7) pagi.

Mereka mampu mengumpulkan lima kilogram puntung rokok yang bertebaran di sepanjang jembatan Dompak. Panjang jembatan tersebut hampir satu kilometer. Komunitas tersebut juga mengumpulkan 30 kilogram kantong plastik.

Aksi bersih sampah di sepanjang Jembatan Dompak, Tanjungpinang yang berlangsung mulai pukul 06.30WIB, diikuti sekitaran 30 relawan tergabung di Gerakan Gerakan WCD Lepri.

”Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia tanggal 3 Juli 2019 lalu,” kata Nunung Rozalina, Leader WCD Kepri kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (7/7).

Kata Nunung Rozalina, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak lingkungan, serta bahaya dari kantong plastik sekali pakai.

Selama aksi bersih-bersih, mereka mengumpulkan sampah plastik sekitar 30 kilo, 1 kantong sampah puntung rokok sebanyak kurang lebih lima kilo. Dari sampah yang terkumpul, paling dominan adalah sampah puntung rokok. Ada juga jenis sampah lainnya, seperti botol plastik, plastik snack, sedotan plastik dan pecahan botol kaca.

Rencananya, WCD Kepri bakal melakukan aksi bersih sedunia secara serentak dilakukan di 150 negara pada 21 September 2019 mendatang. Kegiatan tersebut akan melibatkan 100.000 relawan Gerakan WCD Kepri.

”Kami menargetkan 100.000 orang relawan di Kepri,” ucap dia.

Lanjut dia, kantong plastik digunakan selama 25 menit, dibutuhkan selama 10-20 tahun agar kantong plastik terurai, bahkan botol plastik bisa sampai 500 tahun. Saat ini, satu juta kantong plastik digunakan di seluruh dunia setiap menit dan 80 persen sampah laut, adalah plastik.

”Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan plastik dengan memakai kantong belanja pribadi dan tumbler. Kami juga mengharapkan Pemerintah dapat mengeluarkan Perda terkait pembatasan penggunaan plastik sekali pakai,” harap dia.

Akademisi Lingkungan, Dr Agung Dhamar Syakti yang sedang berolahraga di sekitaran Jembatan Dompak, memberikan apresiasi aksi WCD Kepri, yang peduli terhadap lingkungan.

”Aksi ini dapat menarik perhatian masyarakat agar dapat sama-sama menjaga kebersihan di Tanjungpinang dan dapat tersebarluas ke pelosok Kepri. Harapannya masyarakat dapat lebih bijak lagi dalam penanganan sampah,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here