Limbah B3 Ancam Cemari Waduk

0
39
TEMPAT usaha pengumpulan barang bekas ini berada tidak jauh dari waduk Sentani yang dikelola PT Tirta Karimun. F-ALRION/tanjungpinang pos

Air bersih yang dikelola PT TIrta Karimun rawan tercemar limbah, dari Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Sebab, area sekitar waduk air bersih belum dipagar karena terbentur status lahan.

KARIMUN – Minimnya pengawasan di kawasan waduk air bersih Karimun, sehingga pemanfaatan lahan di sekitar sumber air bersih tidak sesuai aturan. Waduk air bersih Karimun tepatnya di Desa Pongkar, eks galian PT Timah Sentani dan Sei Bati luput dari pengawasan pengelola usaha air minum.

”Untuk saat ini, kami mampu mengimbau pemilik lahan untuk tidak membangun atau membuat bangunan radius 50 meter dari kawasan waduk. Untuk bersikap tegas kami tidak mampu,” kata Direktur PT Tirta Karimun Indra Santo, kemarin.

Pertama yang menjadi kesulitannya, karena lahan di sekitar waduk adalah milik masyarakat.

Mereka pemilik hak mutlak untuk mengelola lahannya, termasuk membuat beberapa jenis usaha.

Untuk dapat bertindak tegas, maka Pemerintah Kabupaten Karimun harus terlebih dahulu membebaskan lahan milik masyarakat.

Kemudian, setelah dibebaskan seluruh kawasan waduk akan dipagar keliling. Sehingga, tidak dapat dimasuki selain dari pekerja PT Tirta Karimun atau yang berkepentingan.

Jika kedua hal ini dapat dipenuhi, ia menjamin 50 meter dari kawasan waduk air bersih akan bersih dari pemukiman penduduk atau tempat usaha.

”Kita khawatir, disekitar waduk tersebut ada tempat usaha penampungan barang bekas tentunya ini tergolong limbah. Seharusnya, Badan Lingkungan Hidup (BLH) harus bersikap tegas dalam hal ini dengan memanggil pemilik usaha tersebut,” kata Ketua LSM Kiprah, Jhon Syahputra.

Ia khawatir, pembuangan dari barang bekas disekitar penampungan akan mengalir ke waduk air bersih yang menjadi sumber mata air PT Tirta Karimun.

”Sehingga, apa bila dibiarkan maka kualitas airnya tidak layak dikonsumsi Ini yang harus dicegah sebelum terjadi,” kata dia.

Untuk itu, ia menambahkan perlunya sterilisasi kawasan lahan sekitar waduk untuk di pagar ke depannya. Sehingga, aktivitas yang berbahaya dapat diawasi dengan mudah. (ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here