Limbah Sludge Oil Cemari Pantai Lagoi

0
532
PETUGAS kebersihan Angsana Resort membersihkan limbah minyak padat di kawasan pantai tersebut, Selasa (9/1) kemarin. f-jendaras/tanjungpinang pos

LAGOI – Setelah musim angin utara, kini limbah minyak hitam (sludge oil) kembali mencemari pantai di kawasan pariwisata Lagoi. Tiga kawasan resor yang dicemari itu antara lain di pantai Sanchaya, Nirwana dan Angsana.

Lalu Sabri, seorang warga Kampung Baru, Lagoi mengatakan, limbah minyak hitam berupa lelehan sudah mengotori pantai tersebut, sejak Selasa (9/1) pagi sekitar pukul 06.00.

”Tadi pagi, pas saya cek kandang penyu di pantai, limbah sudah banyak. Infonya, limbah juga sampai ke Angsana di sebelah Kampung Baru,” kata Sabri, Selasa (9/1).

Ia menambahkan, kondisi limbah minyak hitam ini baru kali pertama sejak musim angin utara pada tahun 2018 ini. Untuk tahun-tahun sebelumnya, sudah kerap terjadi. Bahkan rutin setiap tahunnya.

”Kami kira tahun ini tidak ada lagi. Rupanya, hari ini ada limbah yang sama seperti tahun lalu,” tambahnya.

Renal, pengelola pelestarian penyu di Angsana Resort membenarkan, kondisi limbah minyak hitam yang melanda kawasan tersebut. Namun Selasa siang, pihak hotel terus melakukan pembersihan limbah tersebut.

”Sejak pagi, kami sudah mulai membersihkannya (limbah). Karena ada limbah ini, turis terganggu. Kami juga memasang tanda larangan bermain di pantai,” jelasnya.

Ia mengatakan, limbah yang sudah diambil tersebut ditampung di dalam drum, yang sudah diberikan oleh pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bintan, sejak tahun 2017 lalu. ”Saat ini ada perhatian pemerintah,” jelasnya.

Asri Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Bintan mengatakan, pihaknya segera mengecek limbah sludge oil di kawasan Lagoi itu. Menurutnya, pihak BRC Lagoi sempat melaporkan ada limbah minyak hitam padat itu, 18 Desember 2017 lalu. Saat dicek di lapangan, ditemukan sedikit limbah. ”Untuk sekarang, akan kami cek,” ujar Asri. (aan/fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here