Lis Ajak Warga Tetap Gotong Royong

0
605
Perbaikan rusak: Warga gotong royong memperbaiki jalan provinsi yang rusak di Jalan Kampung Bugis, beberapa waktu lalu. f-ist/warga kampung bugis

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Tanjungpinang, menyelenggarakan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke XIV.

TANJUNGPINANG – Acara ini juga disejalankan dengan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-45 tingkat Kota Tanjungpinang tahun 2017 di lapangan Dewa Ruci, Sabtu (29/7) lalu. Acara yang dihadiri Wako Tanjungpinag H Lis Darmansyah, dan wakilnya, H Syahrul. Juga dihadiri dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Suparno, FKPD Kota, Sekretaris Daerah Kota Riono,M.Si, Ketua TP PKK Yuniarni Pustoko Weni, Ketua GOW Tanjungpinang, Juariah, Ketua DWP Ersa Famella, Kepala OPD, Lurah se-Kota Tanjungpinang, seluruh organisasi wanita, tokoh masyarakat, RT/RW serta siswa siswi SMP dan SMA.

H.Lis Darmansyah mengatakan, bahwa tema ”Dengan semangat kita bangun budaya gotong royong untuk Tanjungpinang yang lebih baik” tentunya bukan hanya dilaksanakan sekedar seremoni saja. Namun, dapat terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dan, menjadikan kebiasaan dalam diri untuk selalu menjaga kebersihan, dan selalu menjalani kehidupan sosial dalam bermasyarakat.

Lis juga membeberkan, kalau Kota Tanjungpinang akan menerima kembali piala Adipura ke 12. Penyerahaan akan diserahkan pada tanggal 2 Agustus (hari ini). ”Mari sama-sama kita selalu menjaga kebersihan untuk kenyamanan kita bersama,” harap Lis.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ahmad Yani, mengatakan tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut, untuk menumbuhkan rasa kebersamaan warga Kota Tanjungpinang, khususnya dalam penanganan sampah. Agar terciptanya lingkungan yang bersih dari sampah serta demi terjaganya ekosistem yang ada dikingkungan masing-masing.

Sementara itu, ketua TP PKK Kota Tanjungpinang Hj.Yuniarni P. Weni, SH juga menyampaikan pesan sempena Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 45, sebagai anggota PKK harus bekerja dengan rendah hati. ”Jalankan prinsip kemitraan, dan jangan menganggap wajar pada suatu kesalahan, karena suatu kesalahan harus dievaluasi dan dijadikan pelajaran agar dapat lebih baik lagi,” kata Weni. (ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here