Lis Cocok ke Riono

0
543

8 Januari Pembukaan Pendaftaran Pilwako

Suhu politik di Tanjungpinang masih adem ayem. Padahal, tahapan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang sudah akan dimulai 1 bulan lagi.

TANJUNGPINANG – Masing-masing tokoh yang disebut-sebut berpeluang untuk maju di Pilwako masih malu-malu untuk mengumumkan niatnya ke publik. Padahal, pendaftaran calon Wako dan calon Wawako di KPU akan dimulai 8-10 Januari 2018 mendatang. Pengamat Politik Provinsi Kepri, Endi Maulidi, melihat baru pasangan calon (paslon) Andi Cori-Basaruddin Idris (Oom) yang berani mengumumkan ke publik kalau mereka akan maju di pilkada. Paslon ini sudah mendaftar diri sebagai cawako dan cawawako di Partai Hanura.

Kemudian, ia melihat masih banyak tokoh potensial yang secara terang-terangan menyebut akan maju di Pilkada tapi belum berani mendaftar di partai politik. ”Pastinya para kandidat ini belum begitu berani menyatakan sebagai sang calon Wako ataupun Wawako Tanjungpinang,” kata Endi Maulidi.

Mantan Ketua PKB Pronvsi Kepri ini, menyebutkan partai besar juga belum berani mengumumkan calon yang diusung ke publik. Hanya PDIP sudah menyatakan resmi akan mengusung kembali H Lis Darmansyah H Lis Darmansyah. Tapi PDIP masih belum mengumumkan siapa yang bakal mendampingi Lis. PDIP juga belum berani mengumumkan apakah H Lis Darmansyah dan H Syahrul masih berpasangan.

Menurut Endi Maulidi, pilkada itu dinamis. Prediksinya, jika H Lis Darmansyah dan H Syahrul berpisah di pilkada nanti, ia memprediksikan bisa saja Lis Darmansyah mengandeng Riono yang kini menjabat sebagai Sekda Kota Tanjungpinang. Begitu juga dengan H Syahrul diprediksikan akan berpasangan dengan Ade Angga (Wakil Ketua DPRD Tanjungpinang). Ade Angga juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Tanjungpinang. Ia melihat Koalisi Setara yang dibangun PKS-Gerindra bisa saja mengusung kadernya sendiri. Misalnya, Iskandarsyah (PKS) sebagai anggota DPRD Provinsi Kepri berpasangan dengan Endang Abdullah (Ketua DPD Gerindra Tanjungpinang).

”PKS dan Gerindra sudah mendeklrasikan Koalisi Setara. Tapi belum mengumumkan siapa calon yang diusung,” bebernya. Koalisi Setara ini sudah memiliki syarat untuk mengusung sendiri. Sebab, PKS memiliki 3 kursi di DPRD begitu juga Gerindra juga memiliki 3. Jadi total memiliki 6 kursi.

Mantan anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Riau (Bintan, sekarang) melihat bakal calon yang akan maju, masih menyusun strategi untuk berkoalisi. ”Bakal calon masih melihat potensi dan menyusun kekuatan koalisi. Pilkada ini bakal seru karena jabatan Lis-Syahrul akan berakhir 16 Januari dan peandaftaran dibuka sebelum masa jabatan Lis habis,” sebutnya.(ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here