Lis Kangen Ismeth dan Sani

2
872
PASAR MALAM PAMEDAN: Lebaran sudah dekat. Warga mulai memadai pasar malam Ramadan di kawasan Pamedan, Tanjungpinang.f-fatih/tanjungpinang pos

Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah kembali mengkritik kinerja Gubernur Provinsi Kepri. Hingga triwulan kedua ini, belum satupun proyek pembangunan dibangun di Tanjungpianng sebagai Ibu Kota Provinsi Kepri.

TANJUNGPINANG – Kata Lis, ia rindu sosok pemimpin seperti Ismeth Abdullah dan HM Sani (almarhum) ketika menakhodai Provinsi Kepri. Dua figur ini memiliki semangat dan konsep cerdas membangun Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang.

Saat ini sudah bulan dan Pemko Tanjungpinang sudah mengajuan bantuan pembangunan Dermaga Pulau Penyengat dan Balai Adat. Namun, belum ada tanda-tanda kalau Pemprov mau membangun di Ibu Kota Provinsi, Tanjungpinang.

”Kalau jadi dibangun Pemprov, dua pembangunan itu yang dibangun oleh Pemprov Kepri di Tanjungpinang. Tapi, sampai sekarang tidak ada satupun pembangunan yang dilakukan Pemprov Kepri,” kata H Lis Darmansyah kepada Tanjungpinang Pos, Sabtu (10/6).

Baca Juga :  PLN Back Up Mesin Genset di Lokasi Tes CPNS

Kata Lis, jangankan wujud pembangunan tersebut, kabar kelanjutan perkembangan dua proyek pembangunan tidak ada. Padahal, dua proyek pembangunan tersebut sudah dianggarkan oleh Pemprov Kepri, tapi sampai saat ini, lanjut politisi PDI Perjuangan Provinsi Kepri ini, tidak ada terlihat proses lelang dua proyek pembangunan tersebut.

”Entah kelanjutannya seperti apapun saya tak tahu,” terang dia. Kata dia, dulu masih zaman Gubernur Provinsi Kepri, Ismed dan Almarhum HM Sani mudah untuk melakukan komunikasi. Kepala daerah sering dipanggil Gubernur Kepri, untuk membahas soal pembangunan di Ibu Kota Provinsi Kepri.

Baca Juga :  Infrastruktur di Tanjungpinang Kurang Dukung Investasi

”Tapi, sekarang, ngak tahu macam mana bisa melakukan komunikasinya. Saya tidak menyalahkan Pak Gubernur Provinsi Kepri, H Nurdin Basirun, tapi mestinya bawahnya yang pro aktif,” tanya dia. Menurutnya, Gubernur Provinsi Kepri, H Nurdin Basirun tidak bisa bekerja dengan sendiri.

Sebab, ada perangkat daerah yang membantu menyelesaikan pekerjaannya. Mulai dari Sekretaris Daerah (Sekda) hingga Organisasi Pernagkat Daerah (OPD) di lingkungan Provinsi kepri yang bisa membantunya. Artinya, perangkat daerah tersebut yang harus paham dan mengerti kesibukan Gubernur Provinsi Kepri, H Nurdin Basirun menjalankan tugas.

”Mereka ini yang menyampaikan ke Pak Gubernur. Jangan tunggu disuruh baru dikerjakan. Kasihan Pak Gubernur yang selalu disalahkan oleh semua pihak,” ujarnya. Kalau boleh ia sarankan, Gubernur harus melakukan evaluasi para pembantunya secepatnya. Sehingga permasalahan ini jangan sampai berlarut-larut. Untuk melakukan evaluasi, Gubernur mengundang seluruh kepala daerah di Provinsi Kepri. Baik wali kota maupun bupati di kabupaten/ kota di Provinsi Kepri.

Baca Juga :  Gubernur Ngotot Bangun Jalan Lingkar

Tujuannya, Gubernur tanya langsung dengan wali kota atau bupati terkait pembangunan di kabupaten/ kota yang di pimpinnya. Jangan sampai, pembangunan yang dikerjakan di daerah berbenturan dengan pembangunan yang akan dikerjakan oleh Provinsi Kepri. ”Kasihan permasalahan ini berlarut-larut,” sebut dia.(ANDRI)

Loading...

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here