Lis Minta Terapkan Transkasi Non-Cash

0
341
SAMPAH: H Lis Darmansyah saat bersihkan sampah.

TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang mendesak BUMD Kota Tanjungpinang melakukan terobosan untuk mencegah terjadinya tindak penyelewengan dana di lingkungan BUMD.

Salah satunya dengan mewajibkan seluruh transaksi menggunakan sistem transfer atau non-cash. Ia minta BUMD tidak lagi menggunakan pembayaran uang tunai. Termasuk untuk pembayaran kios-kios yang dikelola oleh BUMD Tanjungpinang.

”Tertangkapnya salah satu pegawai BUMD oleh tim Saber Pungli, ini membuka mata kita bersama, kalau pungli sekecil apapun tetap melanggar hukum,” kata Lis Darmansyah, kemarin.

Kata dia, pembayaran non-cash sebenarnya merupakan amanat dari Pasal 8 Undang Undang Nomor 15 Tahun 2006 tentang BPK. Dengan adanya terobosan ini, berharap program menerapkan non cash transaction

”Mitra kerja BUMD, tak boleh lagi mengunakan sistem pembayaran cash atau tunai. Sekarang harus sistem pembayaran non-cash,” tegasnya.

Ia juga minta, saat BUMD mengelola pas masuk pelabuhan Sribintan Pura, juga harus mengunakan sistem pembayaran non-cash.

”Bisa saja nanti calon penumpang melakukan transaksi non-cash, memakai kartu seperti kartu kredit tapi isi ulang,” tegasnya.

Lis minta kepada seluruh pelayanan, jangan sampai melakukan pungli.

”Kantor kecamatan mau pungli apa sekarang. KTP gratis dan akta gratis,” tegasnya.

Tapi, dinas pelayanan lainnya, sangat rawan yang berkaitan dengan pelayanan. Salah satu pelayanan perizinan.

Warga juga jangan coba-coba memberikan uang kepada petugas pelayanan, juga melanggar hukum. Ia minta ASN untuk melayani masyarakat dengan iklas, sabar dan murah senyum. Jangan melayani masyarakat dengan muka masam, tidak sopan dan emosi. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here