Lis: Pemerintah Siap Bantu Sekolah Swasta

0
788
BERBINCANG: Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah berbincang dengan siswa saat berkunjung ke salah satu sekolah, belum lama ini. f-HUMAS PEMKO Tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah menuturkan, pemerintah siap membantu sekolah swasta. Tetapi tentu tidak semuanya, tergantung dari kondisi.

Pada prinsipnya pemerintah sangat ingin membantu, hanya saja komunikasi antara Pemko dan sekolah swasta belum semua terjalin.

Untuk itu, ia berharap, melalui Musrenbang para pihak sekolah swasta maupun negeri menyampaikan kebutuhan atau aspirasinya.

”Pemko pada prinsipnya siap membantu, tetapi lihat dulu sekolahnya, jika manajemennya bagus, siswanya banyak dan berkembang tentu tidak perlu dibantu. Sekolah swasta yang kini butuh bantuan ada, tetapi belum semua berkomunikasi dengan Pemko,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (9/2).

Baca Juga :  Tanjungpinang Kekurangan 550 Guru

Dituturkannya, jangan sampai ada kesenjangan antara sekolah swasta dan negeri. Semua diharapkan harus bagus. Mulai dari kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), sarana dan prasarana penunjang lainnya.

”Sebab itu, sekolah swasta perlu upaya peningkatan kualitas pendidikan. Tapi banyak juga sekolah swasta yang bagus dan top,” tuturnya.

Lis juga menuturkan, jangan sampai timbul paradigma di tengah masyarakat, pemerintah hanya ingin membangun sekolah bernuasa agama tertentu. Padahal di mata pemerintah semua sama, asalkan dikomunikasikan.

”Sekolah GPIB juga Pemko mau bantu, hanya saja sampai kini, pemilik yayasannya belum pernah ketemu,” jelasnya.

Baca Juga :  Pelajar Ikrarkan Anti Narkoba

Tekait persoalan sekolah-sekolah swasta nantinya akan dikomunikasikan dengan Dinas Pendidikan Tanjungpinang, jika memungkinkan dibantu pasti akan dibantu.

Mulai dari sarana bahkan SDM-nya, jika dibutuhkan. Misalnya, memperbantukan beberapa guru negeri ke sekolah swasta dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.

”Jika dibutuhkan, kami akan berikan,” jelasnya.

Ia berharap, para pihak sekolah swasta bisa membuka diri dengan berkomunikasi dengan Pemko. Hal ini dalam upaya memajukan sekolah.

”Kita tidak membedakan sekolah swasta yang satu dan lainnya. Intinya, siswa yang sekolah disitu merupakan penerus bangsa, jadi wajib dibantu,” terangnya.

Ia menilai sarana di sekolah negeri juga masih banyak yang perlu dibenaki, namun secara bertahap. Tahun ini, ada anggaran untuk memperbaiki beberapa sekolah dulu.

Baca Juga :  Siswa Memilih Sesuai Bakat

Ditambahkannya, untuk beberapa tahun mendatang, Pemko tidak melakukan penambahan Unit Sekolah Baru (USB) tingkat SD. Namun akan terus menggesa untuk penambahan SMP dulu.

Jumlah SD saat ini, sekitar 72 unit, dinilai amsih cukup menampung siswa. Sedangkan untuk SMP hanya sekitar 27 unit, jadi perlu penambahan. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here